KLIKJATIM.Com | Gresik — Munculnya kabar klaster sekolah dalam beberapa hari ini cukup mengkhawatirkan. Pasalnya, dalam pembelajaran tatap muka (PTM), kesehatan siswa dan guru harus mendapat perhatian utama.
[irp]
Salah satu guru di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sukomulnyo, Muh Syafi'i menuturkan, upayanya untuk mengantisipasi klaster sekolah telah menerapkan standar sesuai instruksi Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik.
Selain itu, langkah ekstra juga tetap dilakukan oleh pihak sekolah. Seperti rutin melakukan disinfeksi ruang kelas dan peralatan kegiatan belajar mengajar.
"Usai kelas selesai, kami disinfeksi ruang kelas," tuturnya.
Menurut Syafi'i, tidak cukup hanya mengandalkan kepatuhan siswa dan guru dalam ruang kelas terhadap protokol kesehatan.
"Namun perlu juga dukungan orang tua siswa mengawasi putra-putrinya saat di rumah," ujarnya.
Upaya pihak sekolah seperti menyediakan tempat cuci tangan dan sabun serta mengatur tempat duduk siswa sejauh ini telah dilakukan. "Alhamdulillah dapat dukungan dari banyak pihak seperti swasta dan sebagainya," tandasnya. (nul)
Editor : Abdul Aziz Qomar