KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Bantuan Pangan Non-Tunai Daerah (BPNTD) tahun ini segera cair. Rencananya proses pencairan akan dirangkap menjadi 3 bulan sekali. Hal tersebut dikatakan Arwan, selaku Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro.
[irp]
"Nantinya untuk pencairan BPNTD akan cair 3 Bulan sekali, dan September akan cair," ujar Arwan Senin (30/8/2021)
Ia mengatakan, bantuan ini bernilai sebesar Rp. 150.000 per bulan yang mana bukan berupa uang, melainkan berupa beras dan telur. Nantinya dalam setahun, para penerima akan mendapatkan total Rp. 1,8 juta. "Selama satu tahun, setiap orang penerima Mendapatkan 1, 8 juta," katanya
Lebih lanjut, untuk total anggaran BPNTD sendiri sebesar Rp. 15,1 miliar. Sementara pencairan tahap pertama berjumlah Rp. 4,5 miliar. Pada tahap pertama akan diberikan kepada 2.526 penerima dari 8.391 penerima. Sisanya setelah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-ABPD) 2021.
"Tahap awal, Pemkab Bojonegoro telah menyiapkan anggaran sebesar 4,5 M. Ini untuk diberikan kepada 2,526 penerima," imbuhnya.
Kepala Dinsos Bojonegoro menambahkan, data dari pusat, wilayah Bojonegoro tercatat ada 94.612 orang penerima BPNT pemerintah pusat. Sedangkan bagi yang tidak menerima BPNT pusat, dimasukkan menjadi BPNTD, dikarenakan tidak boleh terjadi adanya penerima ganda. Maka, proses verifikasi data memakan waktu.
"Untuk saat ini, proses pencairan BPNTD sudah memasuki pembuatan rekening oleh masing-masing penerima. Hal ini merupakan ketentuan dari Kementerian Keuangan meskipun bansos yang diberikan dalam bentuk barang," pungkasnya. (bro)
Editor : M Nur Afifullah