KLIKJATIM.Com | Gresik — Partai Golkar Kabupaten Gresik menggelar vaksinasi masal dosis 1 untuk 1.000 orang masyarakat umum di Kantor DPD Golkar Gresik, Senin (23/8/2021). Pembukaan vaksinasi tersebut dihadiri Ketua DPD Golkar Jatim Muhammad Sarmuji, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), Ketua Golkar Gresik Ahmad Nurhamim, Ketua Fraksi Golkar DPRD Jatim Qodrat Sunyoto, Kadinkes Gresik dr. Saifudin Ghozali, dan sejumlah pengurus serta Anggota Fraksi Golkar DPRD Gresik.
[irp]
Ahmad Nurhamim mengatakan, vaksinasi yang digelar di Kantor DPD Golkar Gresik tersebut diberikan kepada 1.000 orang. Tetapi karena keterbatasan kondisi gedung DPD, vaksinasi hanya dilakukan 500 orang.
"500 lainnya dilakukan di kecamatan," tutur Nurhamim.
Nurhamim berharap dengan serbuan vaksin yang diigelar DPD Golkar ini bisa mempecepat terbentuknya herd immunity masyarakat Gresik. "Sehingga Kabupaten Gresik segera berstatus zona hijau Covid-19," katanya.
Di tempat yang sama, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa vaksinasi yang dilakukan oleh Golkar Gresik dapat membantu upaya pemerintah untuk mempercepat pembentukan herd immunity di masyarakat. Karena itu, pihaknya pun mengucapkan terima kasih kepada Golkar atas partisipasinya membantu pemerintah dalam mengejar target vaksin 70 persen hingga akhir 2021.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Golkar karena tak mungkin vaksin ini sukses dilakukan pemerintah sendiri," katanya.
Sementara itu, ketua DPD Golkar Jatim, Sarmuji mengapresiasi Bupati Gresik yang terus meningkatkan cakupan vaksin di Kabupaten Gresik. Sarmuji menilai angka vaksinasi di Kabupaten Gresik sudah tinggi yaitu mencapai 40 persen.
"Ini sudah mendekati herd immunity," ujar anggota DPR RI tersebut.
Dikatakan, tingginya capaian vaksinasi di Gresik tak lepas dari getolnya Bupati Gresik dalam menggelorakan semangat masyarakat untuk vaksin. "Karena bupati yang all out, vaksin di Gresik tinggi. Bupati Gresik layak dikasih apresiasi," jelasnya.
Dia meminta kepada masyarakat agar selalu menegakkan protokol kesehatan (prokes) berupa lima M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan menjaga jarak. Selain itu Sarmuji meminta masyarakat segera mengikuti vaksinasi bagi yang belum divaksin.
Pada kesempatan itu, Sarmuji mengatakan pihaknya akan meminta pemerintah pusat agar melibatkan pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan PPKM. "Mengapa? Karena daerah yang mengetahui kondisi masyarakatnya, saya akan minta pemerintah untuk melonggarkan kegiatan ekonomi," tambahnya.
Dia juga berharap, Kabupaten Gresik pada khususnya dan Indonesia pada umumnya segera memasuki zona hijau Covid-19. Sehingga aktivitas masyarakat kembali normal dan ekonomi kembali pulih.
"Insya Allah dengan kebersamaan kita bisa melewati pandemi," pungkasnya. (nul)
Editor : Abdul Aziz Qomar