klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Berangkat dari Kejadian di Masa Pandemi Covid-19, Gresik Movie Rilis Sebuah Film Sopir Ambulan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Gresik — Komunitas Gresik movie merilis film berjudul “Terkadang Kita Hanya Butuh Pelukan”. Film tersebut digunakan untuk merespon atas kasus Covid-19 yang terus bertambah dan memberi kesan seolah situasi semakin mencekam.

[irp]

Khususnya peran yang paling tersorot adalah nasib para tenaga kesehatan atau medis (nakes, red). Sebab mereka berjuang memerangi covid, bahkan sampai ikut dikarantina hingga berbulan-bulan.

“Akibat dari situasi ini mereka (Nakes) harus terpisah dan mengurangi pertemuan dalam keluarga,” ujar Ananda Shandy selaku sutradara, Rabu (18/8/2021).

Beberapa kisah lain yang bermunculan juga tak lepas dari perhatiannya. Seperti rumah sakit over kapasitas, korban-korban berjatuhan, tenaga medis kelelahan hingga kewalahan untuk memberikan pertolongan kepada orang terdekatnya sendiri. Termasuk peristiwa tentang seorang Ibu Hamil di Gresik yang harus membawa ranjang atau kasur sendiri ke Rumah Sakit pun menjadi salah satu faktor lahirnya gagasan utama film ini.

“Saya menyadari bahwa menangani pandemi bukan tugas pemerintah sendiri. Harus ada kerjasama di semua lini hidup bermasyarakat, bahkan pada lingkup terkecil, yakni keluarga,” ungkap Ananda Shandy ketika ditanya pandangannya terhadap kasus Covid-19 di Gresik.

Nah, dengan berbagai latar belakang itulah sehingga Film Gresik Movie ini lahir dan menceritakan tentang kisah seorang sopir ambulan yang mengalami kekalutan. Dalam film ini ditunjukkan, bahwa sang sopir ambulan mengelilingi jalanan Gresik bersama seseorang di sampingnya. Bersamaan itu, ia sambil terus menelepon kawan-kawannya di beberapa rumah sakit untuk meminta pertolongan agar bisa membantu istrinya.

Sayang, kawan-kawannya tidak mampu berbuat banyak. Sopir itu merasa bahwa dirinya sudah menolong banyak orang, tetapi tidak mampu menolong istrinya sendiri. Hingga akhirnya telepon dari ibunya yang kemudian membuat dirinya sadar bahwa hidup harus ikhlas. Mati dan Hidup adalah urusan Tuhan.

“Kami melihat ini sebagai pesan bahwa kita harus saling menjabat siapapun yang membutuhkan. Sesuai kapasitas masing-masing kita. Sebab hidup dan mati sudah menjadi wilayah wewenang Tuhan,” tambah Produser Film, Danang Ari.

Adapun film “Terkadang Kita Hanya Butuh Pelukan” ini bisa ditonton mulai hari Rabu (18/8/2021) di Channel Youtube Gresik Movie. “Semoga film ini bisa memberi impresi atau sekadar renungan. Tapi terlepas dari apapun hasilnya, kami akan terus membuat film untuk Gresik,” pungkasnya. (nul)

Editor :