KLIKJATIM.Com | Surabaya - Seorang bandit jalanan asal Jalan Dukuh Bulak Banteng Timur, Surabaya ditembak kakinya oleh polisi setelah melawan saat hendak ditangkap.
[irp]
Dia adalah Umar Faruq (32). Ia harus berurusan dengan polisi dan mendekam di sel tahanan setelah merampas kalung emas milik Prasasti di Jalan Kapas Krampung, Surabaya pada Sabtu (17/7/2021) lalu.
"Sesuai arahan pimpinan, kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dan keras terhadap tersangka ini. Setelah teriakan hingga dua kali tembakan peringatan ke udara tidak digubris oleh tersangka," jelas Kapolsek Tambaksari Kompol M Akhyar, Selasa (27/7/2021).
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui jika dirinya lebih mengincar ibu-ibu yang memakai kalung dan tidak mengenakan kerudung. "Saat tersangka berpapasan di depan korban, dia langsung menarik paksa kalung berikut liontin milik korban," ungkap Kompol Akhyar.
Akhyar juga mengungkapkan, sebelum menjambret di Jalan Kapas Krampung, pelaku juga sempat beraksi di Jalan Tambakrejo. Dan saat ini, polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku dan TKP lain.
Sementara dari penangkapan itu, sejumlah barang bukti berhasil diamankan polisi, di antaranya kalung emas serta liontinnya seberat 3 gram dan satu unit motor Honda Scoopy nopol L 5423 MT yang dipakai sarana oleh pelaku.
Di sisi lain, ternyata pelaku ini nekat menjadi jambret demi bisa memasukkan anaknya ke pondok pesantren (ponpes). Tidak hanya itu saja, rupanya motor yang disita oleh polisi itu, juga motor hasil meminjam dari tetangganya.
"Anaknya mau masuk ke pondok. Dan motor pinjam tetangganya," tandas Kanit Reskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan. (bro)
Editor : Redaksi