KLIKJATIM.Com | Gresik —Hanya karena masalah sepele Kusniawati, 34, warga jalan Yosowilangun gang III dihajar MS (42) yang tak lain adalah kakak iparnya.
[irp]Saat datang ke Polsek Manyar, Kusniawati menceritakan kejadian yang baru saja menimpanya.
Waktu itu dirinya keluar rumah, namun saat melewati gang yang sempit Kusniawati bersenggolan dengan putri MS, berinisial IN (14). IN menuduhnya sengaja menyenggol, kemudian terjadilah adu mulut.
Cekcok yang keras terdengar ibu IN, MS dari dalam rumahnya. Sontak saja MS keluar membela putrinya dengan membabi-buta.
Kusniawati pun dianiaya dengan cara dijambak, dipukul, hingga dibenturkan ke tembok. Kejadian ini membuat korban mengalami luka lebam disekujur tubuh.
"Saya dituduh mendorong anaknya, padahal saya hanya jalan sambil menggendong anak saya yang masih usia 3 tahun," katanya dihadapan petugas Polsek Manyar, Senin (26/7/2021).
Setelah dianiaya brutal Kusniawati sempat pingsan beberapa saat, hingga akhirnya siuman setelah disiram air oleh tetangga yang menolongnya.
"Sempat tidak sadar setelah dikeroyok oleh kakak ipar dan 3 orang anaknya," akunya melas.
Keributan itu mereda setelah warga lain akhirnya datang untuk memisahkan perkelahian antar keluarga yang rumahnya tinggal berdempetan.
Setelah mendengarkan penuturan Kusniawati, penyidik Polsek Manyar mengarahkan korban dan suaminya untuk melapor ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Gresik.
Kanit Reskrim Polsek Manyar, Ipda Ekwan Hudin mengatakan pihaknya siap mengantarkan korban untuk membuat laporan ke unit PPA Polres Gresik lantaran seluruh pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan ini merupakan perempuan dan masih dalam ikatan keluarga.
“Kami siap mengfasilitasi membuat laporan ke Polres karena di Polsek tidak ada unit PPA,” tutur Ipda Ekwan. (rtn)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Mekanik Tewas Tertimpa Konveyor Saat Kerja di Proyek Pemecah Batu Mojokerto
Kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan fasilitas pemecah batu di Dusun Manduro, Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto…
Pameran Turots di Muktamar ke-35 NU, Khofifah: Warisan Ulama Nusantara Harus Jadi Referensi Dunia
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan Menteri Pemberdayaan P…
3.000 Mushaf Al-Qur’an hingga Atraksi Drone, Ini yang Bikin Muktamar ke-35 NU Istimewa
KLIKJATIM.Com | Jombang — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, membawa sejumlah konsep yang disebut b…
Kemenaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif Disabilitas di Kawasan ASEAN
KLIKJATIM.Com | Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…
KH Yahya Dorong NU Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah.…
Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait
KLIKJATIM.Com | Jember – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Jember secara resmi memperkenakan kantor sekretariat barunya yang berlokasi di Jalan…