klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ada-ada Saja, Komunitas Pemuda di Tulungagung Buka Penitipan Hewan Milik Warga Isoman

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Beny saat mempersiapkan kandang kucing.
Beny saat mempersiapkan kandang kucing.

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Di masa pandemi seperti ini kesediaan berbagi dengan sesama menjadi hal yang dibutuhkan. Prinsip inilah yang diterapkan oleh sejumlah pemuda di Tulungagung.

[irp]

Mereka yang tergabung dalam komunitas Gulung Tukar, sebuah komunitas yang bernafaskan sosial dan mengedepankan bantuan dari warga untuk warga di Tulungagung ini ikut tergerak membantu warga isolasi mandiri (Isoman). Awalnya, gerakan saling membantu ini terinspirasi dari wilayah Jawa Barat.

"Seingat saya di Jawa Barat sudah ada gerakan seperti ini, intinya sama saling membantu warga yang membutuhkan," ujar Koordinator komunitas ini, Beny Widyo (28), warga Kelurahan Jepun, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung saat ditemui di rumahnya.

Diceritakan, komunitas sosial ini terbentuk karena kepedulian anggota kelompok kepada warga yang tengah menjalani isoman, maupun karantina di rumah sakit darurat Covid-19. Adapun kegiatan yang rutin dilakukan komunitasnya adalah berbagi informasi mengenai kebutuhan pasien di Tulungagung.

Menurutnya, juga banyak warag isoman yang kerap meminta bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. "Ada yang butuh sayur mayur, vitamin C juga ada yang butuh, kemudian ada juga yang membutuhkan sembako, bisa kita berikan informasi dan bantuan yang dibutuhkan," jelasnya.

Setelah aksi berbagi informasi tersebut berjalan, Benny dan kawan-kawan mulai melirik aktivitas lain. Yaitu menerima penitipan hewan peliharaan warga isoman di Tulungagung.

"Karena saya sendiri pernah memelihara kucing dan ngerti seluk beluknya. Kalau hewan lain, nanti kita koordinasi dengan pecinta reptil yang sudah memahami karakter dan perawatannya," ucap Benny.

Benny mengaku sehari pasca informasi penitipan tersebut dipublikasikan, sudah ada beberapa pesan singkat yang masuk melalui media sosial (medsos). Sebagian besar menanyakan proses dan prosedur penitipan hewan peliharaan tersebut.

"Sudah banyak yang DM ke medsos, nanya-nanya caranya nitip dan lain-lain," tuturnya.

Dirinya berharap, kegiatan saling membantu ini bisa meringankan beban warga yang sedang menjalani isoman. Sehingga secara psikis mereka merasa tidak terasingkan dan bisa segera pulih seperti sedia kala. (nul)

Editor :