KLIKJATIM.Com | Gresik — Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi mengakibatkan rumah sakit di Kabupaten Gresik kewalahan menampung pasien. Walhasil, pasien Covid-19 tanpa gejala atau bergejala ringan pun terpaksa diminta menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.
[irp]
Untuk mencukupi kebutuhan logistik warga isoman, Polsek Manyar pun bergerak melakukan bakti sosial di Desa Sukomulyo. Kegiatan dengan berbagi sembako ini dilakukan dengan merangkul perangkat desa agar ikut bersama-sama membantu dan tidak sampai berpikiran untuk mengucilkan warga yang sedang menjalani isoman.
Total paket sembako yang dibagikan ada 45. Masing-masing paket sembako berisikan 1 Kg telur, beras 10 kg, air mineral 1 dus, sabun cuci, sabun mandi, gula pasir 1 kg, minyak goreng 2 liter dan vitamin. Proses pembagiannya secara bergantian dengan mendatangi langsung ke rumah warga yang sedang menjalani isoman, Jumat (16/7/2021).
“Bukan hanya warga kurang mampu yang mendapat uluran tangan. Tapi kali ini warga yang sementara waktu tidak diperbolehkan bepergian keluar rumah lantaran harus menjalani isoman,” ungkap Kapolsek Manyar, AKP Bima Sakti Pria Laksana.
Harapannya, masyarakat yang sedang isoman dapat sedikit terbantu melalui kegiatan ini. Serta bertujuan menguatkan semangat untuk kembali sehat seperti sedia kala.
Selanjutnya AKP Bima meminta kepada semua pihak untuk disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes) di tengah pandemi Covid-19. "Mari bersama-sama mentaati segala aturan yang diberlakukan di masa PPKM Darurat,” tuturnya.
Pihaknya mengaku optimis melalui gerakan Gresik Jaman Now (Gresik JANgan keMANa-mana Nang Omah Wae) jika dikolaborasikan dengan PPKM Darurat, maka akan mampu menurunkan sebaran Covid-19 yang belakangan sedang liar.
Selanjutnya diketahui, salah satu warga penerima bantuan sembako adalah putra dari seorang ibu yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 beberapa waktu lalu asal Jalan Jati Putih RT 6 Rw 6, Desa Sukomulyo. Kini, satu keluarga tersebut harus menjalani isolasi mandiri. (nul)
Editor : Redaksi