KLIKJATIM.Com | Jakarta - Sekretaris SKK Migas, Taslim Yunus menyebutkan sektor hulu migas dapat memberikan kontribusi ke negara melewati target yaitu US$5,5 Miliar (Rp 78,2 Triliun).Penerimaan ini adalah 76,2 persen dari target penerimaan yang ditetapkan di APBN 2021 sebesar US$7,28 Miliar.
[irp]
SKK Migas meminta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) meningkatkan investasi, memanfaatkan harga minyak yang naik seperti saat ini. Selain itu SKK Migas juga mengharapkan insentif hulu migas segera diberikan sehingga momentum yang baik untuk meningkatan investasi ini dapat dimaksimalkan.
Taslim berharap, peningkatan kegiatan minimal akan tercermin dalam pembahasan-pembahasan Work, Program and Budget (WP&B) yang akan segera dilakukan SKK Migas dengan KKKS pada bulan Juli hingga September 2021.
“Pak Kepala sudah memberi arahan, kami akan segera mengirimkan surat edaran kepada KKKS agar mereka segera meningkatkan investasi pada tahun 2022. Syukur kalau kegiatan bisa ditingkatkan mulai tahun 2021 ini,” ungkapnya.
Agar momentum ini menghasilkan peningkatan investasi yang maksimal, pihaknya berharap agar permohonan insentif hulu migas juga disetujui pemerintah, sehingga momentum yang baik ini akan semakin dimaksimalkan.
Permohonan ini tetap dibutuhkan kendati harga minyak meningkat, karena insentif dibutuhkan lebih kepada usaha-usaha meningkat iklim investasi migas yg lebih menarik dan kompetitif.
Per Mei 2021, lifting minyak sebesar 662.6 ribu bopd atau 94�ri target APBN, sedang lifting gas sebesar 5,379 MMSCFD atau 95,4�ri target APBN.
Dibutuhkan tambahan investasi yang cukup besar untuk mendorong investasi meningkat dan membuat lifting minimal sama dengan tahun 2021.
Covid-19 menurunkan realisasi investasi di sektor hulu migas di seluruh dunia, sekitar 30 persen. Tantangan investasi hulu migas semakin meningkat karena adanya kampanye dunia untuk mengalihkan investasi ke sektor energi terbarukan.
Tantangan serupa juga terjadi di Indonesia. Per Mei 2021, capaian realisasi investasi mencapai US$ 3,93 miliar atau sekitar 31,7 persen dari target.
“Dengan membaiknya harga minyak, kami berharap situasi membaik karena dari sisi potensi, Indonesia masih menjanjikan. Sebagai bukti, kita masih menyaksikan temuan yang cukup menggembirakan di pemboran sumur Maha di Perairan Makasar, juga adanya temuan tambahan cadangan di Lapangan Banyu Urip yang dobel dari perkiraan sebelumnya. Semoga usaha bersama ini dapat meningkatkan kegiatan produksi di tanah air,” pungkas Taslim. (ris)
Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi
AHM Best Student 2026 Ajak Pelajar Jatim & NTT Berinovasi untuk Negeri
Era digital menghadirkan ruang kreativitas tanpa batas bagi generasi muda untuk menjadi bagian dari perubahan. PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), dist…
Dari Barber Menjadi Barista: Ketika Secangkir Kopi Membawa Joe Menemukan Passion Baru
KLIKJATIM.com | Surabaya - Aroma kopi yang baru diseduh menguar pelan di sudut ruangan. Di balik mesin espresso yang sesekali mengeluarkan suara mendesis, Joe…
Bayi Perempuan Dalam Kardus Dibuang di Kebun Tebu Gondanglegi Malang
Sesosok bayi perempuan tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah kardus di area perkebunan tebu Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi,…
Tahun Ini Pemkot Madiun Targetkan Perbaiki 100 Rumah Tidak Layak Huni
Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur, memberi bantuan sosial (bansos) perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) 100 unit bagi warga kurang mampu pada tahun…
Enam Bulan Gasak Lima Motor, Dua Pencuri Ini Diringkus Polsek Sukun Malang
Polsek Sukun menangkap dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di sejumlah wilayah Kota Malang. Kedua tersangka, RZ (21) dan HS (27)…
Sinergi Bagi Negeri, MPM Honda Jatim Salurkan Perlengkapan Sekolah dan Edukasi Safety Riding di SDN Pagowan 1 Lumajang
KLIKJATIM.Com | Lumajang – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor utama sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur (NTT…