KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Sugiyono, tersangka kasus kepemilikan satwa dilindungi asal warga Dusun Jatianom, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, telah diamankan Satreskrim Polres setempat. Dalam kesehariannya di mata tetangga, tersangka dikenal galak dan tertutup.
Warga tidak banyak mengetahui aktivitas dari tersangka Sugiyono sebelum ditangkap. Sebab, dia jarang bertemu dan bersosialisasi dengan warga sekitar.
"Tidak ada yang curiga tentang hewan-hewan tersebut. Warga mengira itu sudah izin. Soalnya sudah lama dan koleksinya juga cukup bervariasi," ujar Sutikno (44), seorang warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi rumah Sugiyono (tersangka) kepada KlikJatim, Jumat (6/12/2109).
Menurut dia, Sugiyono sudah lama koleksi satwa-satwa yang dilindungi. Semua warga di sini mengenal dan mengetahui ada berbagai jenis satwa. Mulai dari burung, kera, buaya dan satwa lainnya.
[irp]
"Warga pernah menegur dia soal satwa peliharaanya. Takutnya pada saat anak-anak bermain dekat rumahnya satwa ngamuk dan menyerang," tambahnya.
Warga sekitar sempat kaget, karena pada Kamis (5/12/2019) malam banyak polisi datang ke rumahnya. "Awalnya tidak tahu. Pada malam itu tiba-tiba datang polisi banyak ke lokasi. Jadi baru tahu," ujarya.
[irp]
Dari pantuan KlikJatim di lapangan, pada Jumat (6/12/2019) rumah tersangka nampak sepi. Beberapa mobil parkir di dalam rumahnya. Samping depan rumah tersangka ada beberapa satwa jenis kera dikurung. Sedangkan di depan samping rumah biasanya dibuat kandang buaya, tetapi sudah tidak tampak lagi.
Sementara itu, Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto mengatakan, tersangka diduga memperdagangkan satwa-satwa secara ilegal. "Walau pun pemiliknya menyebut sebagai hewan peliharaan dibuat koleksi pribadi, tapi kami menduga ada motif lain," ucapnya, dalam konferensi persnya di Mapolres Kabupaten Pasuruan.Dari keterangan tersangka, lanjut Kapolres, satwa-satwa dilindungi ini sudah dikoleksi selama tujuh tahun. "Kasus ini akan kami kembangkan. Sebab satwa-satwa tersebut bukan berasal dari daerah sini. Untuk mendapatkan tentunya melalui proses yang tidak mudah dan patut diduga, kepemilikan satwa-satwa oleh tersangka menyalahi aturan," jelasnya.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Sugiyono dijerat pasal 40 ayat 2 jo pasal 21 ayat 2 huruf a UU RI Nomor 5 tahun 1990, untuk satwa hidup ancaman lima tahun penjara. Tersangka juga disangka dengan pasal 40 ayat 2 jo pasal 21 ayat 2 huruf b UU RI Nomor 5 tahun 1990, untuk satwa mati dengan ancaman lima tahun penjara. (dik/bro)
Editor : Redaksi
Petrokimia Gresik Salurkan 187 Hewan Kurban untuk Masyarakat, Nilainya Capai Rp1,8 Miliar
KLIKJATIM.Com | Gresik – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk I…
Pengumuman Molor, Peserta Seleksi Calon Kepala Sekolah SD di Sampang Keluhkan Tahapan Administrasi
KLIKJATIM.Com | Sampang – Proses Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tingkat Sekolah Dasar (SD) di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang …
Universitas Sunan Gresik Dorong Ketahanan Keluarga Lewat Pembinaan Spiritualitas Parenting Islami
KLIKJATIM.Com | Gresik – Universitas Sunan Gresik (USG) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pembinaan Spiritualitas Keluarga Islami dalam …
SIG Salurkan 292 Hewan Kurban untuk Masyarakat di 19 Provinsi pada Iduladha 1447 H
KLIKJATIM.Com | Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan 292 hewan kurban pada momentum Iduladha 1447 H. Bantuan tersebut terdiri atas 186 e…
Gresik United Cari Talenta Muda Lokal, 18 Pemain U-23 Ikuti Seleksi
KLIKJATIM.Com | Gresik — Gresik United menggelar seleksi pemain kelompok usia U-23 khusus bagi pemain asli Kabupaten Gresik di Stadion Gelora Joko S…
Damkarla Gresik Butuh Lima Jam Evakuasi Sapi Kurban yang Lepas, Berhasil Diamankan dengan Bantuan Obat Bius
KLIKJATIM.Com | Gresik — Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik berhasil mengevakuasi seekor sapi kurban yang lepas k…