KLIKJATIM.Com | Malang - Satreskrim Polres Malang berhasil mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan bos foto kopi meninggal. Dalam kejadian ini, polisi mengamankan NP (17) warga Kecamatan Turen sebagai pelaku penganiayaan terhadap Rudi Jauhari. Penganiayaan yang terjadi Selasa (26/1/2021) ini mengakibatkan korban meninggal dunia.
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar didampingi Kasatreskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengungkapkan, NP ditangkap di kawasan Wajak Malang pada 11 Februari. Tersangka kemudian menjalani pemeriksaan intensif. Dari keterangan tersangka, diketahui bahwa NP melukai korban karena dendam pribadi.
Saat tersangka menjadi karyawan korban kerap ngerasani atau menggunjing orang tua NP. Tersangka menganiaya korban menggunakan cutter setelah mencuri uang di toko fotocopy korban. “Setelah melakukan penganiayaan itu, tersangka berpindah dari daerah ke daerah lain. Kami sempat memburunya
“Dalam aksinya, NP dibantu temannya berinisial R untuk mengambil uang korban dengan cara memasuki rumahnya melewati atap lantai dua. Setelah berhasil masuk, tersangka menuju toko korban di lantai satu dan mengambil uang senilai Rp 2,5 juta beserta materai sebanyak 300 buah,” ungkapnya saat konferensi pers di Polres Malang, Jum’at (19/2/2021).
Usai mengambil uang itu, lanjut Hendri, tersangka kemudian menuju kamar korban di lantai dua untuk melukai istri korban. Tentu saja istri korban menjerit hingga korban terbangun dan berusaha menghalangi pelaku yang hendak kabur.
“Saat itulah tersangka menyayatkan cutter tepat di telinga dan leher korban. Sayatan itu membuat korban kritis hingga dilarikan ke RSSA Malang, dan berapa hari kemudian meninggal dunia,” jelasnya.
Akibat perbuatannya itu, NP dijerat pasal 340 tentang pembunuhan berencana dan pasal 365 tentang pencurian dan kekerasan, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup. Sedangkan R dijerat pasal 365 ayat 1 dan 3 KUHP jo pasal 56 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (hen)
Editor : Redaksi
Gus Yahya Lantik PCNU Sumenep, Dorong NU Jadi Pelopor Solusi Kemanusiaan
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Yahya Cholil Staquf, melantik jajaran Pengurus Cabang NU Kabupaten Sumenep, Madura, u…
Arena Judi Sabung Ayam di Sangkapura Kabupaten Gresik Digerebek, Pelaku Lari Tinggalkan Kendaraan
KLIKJATIM.Com | Gresik – Aparat kepolisian menggerebek arena judi sabung ayam di wilayah Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Dalam penggerebekan t…
Jelang Idul Adha, Penjualan Kambing Kurban di Sumenep Ramai, Harga Mulai Naik
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban di Kabupaten Sumenep, Madura, mulai menggeliat. Sejumlah pedagang m…
Pemerintah Tetapkan 1 Dzulhijah 18 Mei 2026, Idul Adha Bakal Serentak
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI mengumumkan bahwa 1 Zulhijah 1446 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026, sehingga Hari Raya…
Dari Tambal Ban ke Restoran Miliaran di AS, Kisah Warga Madura Ini Viral
KLIKJATIM.Com | Bangkalan - Perjalanan hidup pria asal Kabupaten Bangkalan, Madura, ini mendadak jadi sorotan publik setelah ceritanya menyebar luas di media…
Perahu Hantam Karang, Nelayan Pulau Mandangin Sampang Tenggelam
KLIKJATIM.Com | Sampang — Suasana tenang perairan Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, mendadak berubah mencekam setelah seorang pria lanjut usia dilaporkan…