KLIKJATIM.Com I Mojokerto - Wartawan diusulkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 di tahap kedua. Setelah tenaga kesehatan dan pelayanan publik, wartawan diharapkan juga mendapatkan vaksinasi karena juga bersinggungan dengan publik.
[irp]
"Saya mengusulkan agar jurnalis masuk tahap kedua karena beresiko juga dalam memberikan layanan kepada masyarakat dengan liputan dan hunting berita agar tersampaikan kepada masyarakat," tutur Khofifah saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, Senin (1/2/2021).
Ketua Muslimat NU itu mengungkapkan kalau dirinya sudah koordinasi dengan ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim untuk mendapatkan data jurnalis bisa masuk daftar vaksinasi.
"Tahap kedua vaksinasi untuk semua yang memberikan layanan publik. Saya sudah komunikasi dengan kepala dinas kesehatan Jatim, termasuk di dalamnya yang memberikan layanan publik di garda terdepan adalah teman-teman jurnalis," tutur mantan Menteri Sosial ini.
Saat ini proses vaksinasi tahap pertama masih terus berlangsung dengan prioritas para tenaga kesehatan. Diketahui, sebanyak 190.625 nakes dan tokoh masyarakat di Jatim menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 tahap pertama.
Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per Sabtu (30/1/2021), dari jumlah total penerima vaksin, sebanyak 191.024 bersedia untuk divaksin. Kemudian yang sudah divaksin sebanyak 97.979 nakes atau setara 51,29%.
Usulan Khofifah ini senada dengan Ahmad Muzani, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, beberapa waktu lalu. Muzani menyampaikan sebelum keluarnya izin pemakaian darurat dari BPOM dan fatwa halal MUI atas vaksin Covid-19 Sinovac.
Saat itu, awal November 2020, Muzani mengusulkan agar tenaga pengajar atau tenaga pendidik dan wartawan juga masuk daftar prioritas penerima vaksin.
"Saya usulkan, kalau memungkinkan wartawan dapat vaksinasi. Mereka bekerja tanpa batas waktu, tanpa batas pandemi. Harus ada jaminan keselamatan," tegasnya.
Dijelaskan, tidak semua perusahaan media massa memberi proteksi kesehatan yang layak untuk para wartawan di masa pandemi. Karena itulah dia berharap pemerintah bisa merealisasikan usulannya menempatkan wartawan menjadi salah satu prioritas penerima vaksin Covid-19. (bro)
Editor : Tsabit Mantovani