KLIKJATIM.Com I Banyuwangi - Sejumlah Pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Banyuwangi bertemu dengan pendekar Pencak Silat Persaudaraan Rasa Tunggal (Persatu). Pertemuan ini bukan lantaran perseturuan melainkan atas dasar persaudaraan. “Ini untuk menguatkan persaudaraan, apalagi santer beredar bahwa antar perguruan pencak silat saling berseteru. Ini kami buktikan kalau semua adalah saudara,” ujar Ketua Cabang Persatu Banyuwangi, Hasan Aminudin, Kamis malam (10/12/2020).
[irp]
Pertemuan ini dilaksanakan di musholla Dusun Sumberjeruk , Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Acara sederhana penuh kekeluargaan ini, dihadiri puluhan pengurus Pencak Silat Persaudaraan Rasa Tunggal (Persatu), dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Desa Tamanagung.
Hasan mengatakan, acara ini merupakan wujud serta dalam merawat persaudaraan dan kekompakan antara dua perguruan silat di Banyuwangi. Acara yang berlangsung selama 3 jam, membahas solusi dalam menjalankan latihan serta peningkatan keatletan di lingkup Kabupaten Banyuwangi.
“Kami berharap agar dalam acara ini bisa ditemukan solusi, untuk menjalankan latihan di masing-masing perguruan, agar tetap ada peningkatan kontribusi atlet untuk Kabupaten Banyuwangi,” tambah Hasan yang juga berprofesi sebagai Guru tersebut.
Sementara itu menurut Koordinator PSHT Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Rohendra Yusuf mengatakan, Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin guna merawat persaudaraan.
“Ini adalah acara perdana, kami harapkan dengan adanya acara ini bisa menambah persaudaraan dan persahabatan,” kata Hendra sapaan akrabnya. Hendra juga berharap, agar nantinya semakin banyak anggota Persatu maupun PSHT Banyuwangi yang bisa mengikuti kegiatan ini. Terlebih banyak sekali manfaat yang didapat dari acara Diskusi Santai tersebut.
“Saya harap acara ini bisa berlanjut terus dan lebih banyak lagi anggota yang hadir, agar kita sama-sama saling mengenal,” tutupnya. (hen)
Editor : Apriliana Devitasari