Kabar Menyenangkan Soal Covid-19 di Gresik, Pasien Sembuh Terus Bertambah

klikjatim.com
Salah satu nakes saat memeriksa pasien Covid-19 di Pondok Observasi dan Rehabilitasi Gejos Gresik. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Perkembangan kasus Covid-19 di Gresik terus membaik. Update dari hari ke hari telah menunjukkan penambahan jumlah pasien yang sembuh semakin banyak.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Sesuai data Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Gresik menyebutkan, per tanggal 5 November 2020 ada tambahan sebanyak 13 pasien sembuh. Mereka di antaranya berasal dari Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah, Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar berjumlah masing-masing 1 orang. Lalu, 3 orang dari Wringinanom yang meliputi Desa Sumengko 2 orang dan 1 di Desa Lebanisuko. Untuk 6 orang lainnya tersebar di Kecamatan Menganti, yaitu di Desa Drancang 4 orang dan sisanya dari Desa Kepatihan serta Palemwatu.

"Jadi total pasien sembuh sampai hari ini ada sebanyak 3.301 orang, dari jumlah seluruh pasien positif 3.645 kasus," papar Juru Bicara (Jubir) Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Gresik, drg. Saifudin Ghozali didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik, A.M Reza Pahlevi, Kamis (5/11/2020). 

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Ghozali menjelaskan, upaya tenaga kesehatan (nakes) dalam merawat pasien positif Covid-19 hingga dinyatakan sembuh benar-benar dilakukan maksimal. Selain memberikan banyak vitamin, nakes juga kerap mengajak para pasien untuk tetap ketenangan dan rasa optimis.

"Setiap hari tenaga kesehatan terdiri dari dokter dan perawat masuk ke area pasien dan memeriksa langsung pasien yang ada keluhan," menurutnya.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Tidak hanya melakukan pemeriksaa secara langsung. Namun, tenaga medis juga memantau perkembangan pasien dengan rutin via WhatsApp, video call atau grup WhatsApp. 

"Hal ini menambah kenyamanan dan ketenangan pasien di POR C19 Gejos (Gelora Joko Samudro), bahwa benar-benar dirawat dan diperhatikan untuk membantu mempercepat kesembuhan pasien. Karena pada saat pasien merasa senang dan tenang akan lebih cepat mengalami kesembuhan," tandasnya. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru