Wagub Emil Yakin Santri di Jatim Bisa Jadi Trend Centre Ekonomi Millenial

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak optimis santri di Jatim bakal menjadi trend centre ekonomi millennial di Jatim. Santri yang mayoritas dari generasi muda di Jatim diyakini mampu memberikan arah baru perekonomian di Jatim.

[irp]

Baca juga: Peluang Besar untuk Sampang: Pengembangan Lapangan Hidayah Buka Potensi Jadi Daerah Penghasil Migas

Dikatakan Emil, ada relevansi yang kuat antara hari sumpah pemuda dengan hari santri di Indonesia, khususnya di sektor digitalisasi perekonomian. Peran pemuda pondok pesantren (ponpes) bisa menambah daya saing tersendiri.

"Ini tentunya akan menjadi nilai tambah bagi pesantren," ujar Emil, Rabu (28/10/2020).

Meski demikian, lanjut Emil, nilai-nilai yang sudah tertanam di dalam ponpes tidak boleh bergeser. Sehingga, ini menjadi tugas tersendiri bagi para santri untuk menjaga keduanya tetap berjalan.

Baca juga: CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel bagi Nasabah dan Masyarakat

“Digitalisasi dan nilai-nilai luhur di pesantren ini tidak bertentangan. Jadi tradisi tetap dijalankan, tetapi kemajuan tidak ditolak,” kata mantan Bupati Trenggalek itu.

Emil juga optimis, melalui para santri, di seluruh ponpes akan muncul ide-ide orisinil yang bisa membawa kemajuan perekonomian di Indonesia, khususnya Jatim.

“Justru yang akan menjadi trend center atau memberikan masukan terhadap pemulihan ekonomi adalah dari kaum santri,” jelasnya.

Baca juga: Nahas, Balita Empat Tahun di Karang Penang Sampang Meninggal di Kubangan Air Waduk Tembakau

Ditambahkan, saat ini Pemprov Jatim juga terus berupaya meningkatkan SDM di seluruh ponpes melalui program one pesantren one product (OPOP). Harapannya, program ini bisa memberdayakan para santri di Jatim.

"Baik yang masih di dalam Ponpes maupun yang sudah alumni," pungkas orang nomor dua di Jatim tersebut. (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru