KLIKJATIM.Com I Pasuruan - DPRD Kabupaten Pasuruan mulai soroti keberadaan proyek-proyek di wilayah Pasuruan. Komisi membidangi pembangunan ini menilai ada beberapa pekerjaan yang dinilai jauh dari progres.
[irp]
Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron
Hal tersebut terungkap saat haering Komisi III bersama dengan bersama tiga Dinas yakni Dinas diantaranya Dinas PU Bina Marga, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan atau disebut Dinas ABC. Dari hasil haering tersebut, kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Saifullah Damanhuri, Senin (26/10/2020) siang mengungkapkan, ada beberapa pekerjaan yang progresnya masih 0 sampai 5 persen.
"Kalau seperti ini proyek tersebut tidak akan selesai tepat waktu," ujarnya.
Bahkan, lanjutnya, ada satu paket pekerjaan jaringan irigrasi dikawasan Latek, Kecamatan Bangil belum selesai karena ada beberapa persoalan. Parahnya lagi, ada pekerjaan pipanisasi di kawasan Beji yang sampai saat ini masih 0 persen. Artinya pekerjaan tersebut belum dikerjakan sama sekali.
Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur
"Hanya bahan material (pipa) datang. Tapi pekerjaan belum dikerjakan," ungkapnya.
Selain itu, kurangnya sosialisasi ke masyarakat setempat di proyek pipanisasi. "Banyak aduan dari masyarakat khusus di proyek pipanisasi di Rembang. Dimana masyarakat sekitar mengeluhkan kesulitan keluar masukan kendaraan di rumah," ucapnya.
Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
Politisi PPP ini mengingatkan bagi rekanan yang mengerjakan proyek-proyek setrategis nasional untuk lebih serius. (bro)
Editor : Redaksi