KLIKJATIM.Com I Sidoarjo - Bertepatan dengan Hari Santri Nasional yang diperingati pada tanggal 22 Oktober kemarin, Calon Bupati (Cabub) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Sidoarjo, Kelana Aprilianto - Dwi Astutik, akan memperjuangkan nasib para Santri dan Pesantren di Sidoarjo.
[irp]Pernyataan tersebut disampaikan Dwi Astutik saat bersilahturahmi dengan Muslimat di Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Baitur Rohmah, Dusun Cangkringan, Desa Cangkringsari, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Kamis (22/10/2020) kemarin. Pihaknya menyampaikan bahwa santri dan pondok pesantren adalah aset Kabupaten Sidoarjo. Oleh karena itu, Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik akan memperhatikan kelangsungan pendidikan di Ponpes sekaligus para santrinya.
Baca juga: Pekerja Bangunan Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, BPBD Sidoarjo Gerak Cepat Selamatkan Korban
"Santri dan pondok pesantren adalah aset bagi Sidoarjo di sektor pendidikan, maka dari itu Kelana Apriliato - Dwi Astutik akan memperhatikan mulai dari infrastruktur, memantau kurikullum ponpes hingga kesejahteraan para ustadz dan ustadzahnya," ujar Dwi Astutik yang juga Wakil Sekretaris Muslimat NU Jawa Timur ini.
Sementara itu, KH Muhammad Ali Shodikin pengasuh Ponpes Tahfidz Baitur Rohmah kepada Kelana Apriliato - Dwi Astutik meminta lebih memperhatikan kondisi pendidikan di Ponpes dan para Santri.
Baca juga: Berkendara Nyaman dan Aman, 65 Armada Honda Care Siap Melayani.
"Saya kenal betul dengan Bunda Dwi. Kiprahnya di dunia pendidikan khususnya Ma'arif dan ponpes sudah tidak diragukan lagi. Saya berharap kepada Bunda Dwi dan Pak Kelana apabila diamanati menjadi pemimpin Sidoarjo nanti bisa menjamin dan membantu penguatan pendidikan santri di ponpes", tutur Kyai Ali Shodikin.
Ali Shodikin menambahkan bahwa infrastruktur di Ponpes juga butuh diperhatian untuk menunjang proses belajar dan mengajar, minimal disamakan dengan sekolah negeri. Begitu pula kesejahteraan Ustadz dan Ustadzah sebagai tenaga pendidik. Ponpes dan santri adalah aset Sidoarjo. (hen)
Baca juga: Wabup H Subandi Sidak RTLH Warga Desa Cangkring Krembung
Editor : Satria Nugraha