Ratusan Pelajar dan Mahasiswa yang Ditahan Dipulangkan, Ini Pesan Kapolda Jatim

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Polda Jatim akhirnya memulangkan para pelajar, mahasiswa dan buruh yang sempat ditahan lantaran bertindak anarkis saat demonstrasi penolakan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja di Surabaya dan Malang.

[irp]

Baca juga: Terima Kunjungan Kaskogartap III/Surabaya, Bupati Yes Komitmen Perkuat Sinergi Keamanan dan Potensi Agro-Maritim

Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran menuturkan, mereka harus diamankan lantaran saat melakukan aksi, ratusan orang itu diduga melakukan pengrusakan fasilitas umum serta melawan petugas.

"Adek-adek pelajar, mahasiswa, dan teman-teman buruh yang kemarin turun ke beberapa titik untuk melakukan unjuk rasa, akan saya pulangkan," kata Fadil di Mapolda Jatim, Surabaya, Jumat (9/10/2020).

Ia menggaris bawahi, peserta demo yang diamankan itu ditangkap hanya untuk diberikan edukasi. Menurutnya, agar kejadian serupa tak terulang lagi.

Baca juga: Beri Pembekalan Calon Jamaah Haji, Sekdakab Sampang Ingatkan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Bangsa

"Saya hanya ingin mengedukasi adek-adek saya pelajar, mahasiswa, dan teman-teman saya buruh," ungkapnya.

Fadil menambahkan, jika setiap orang itu berhak untuk menyampaikan pendapat. Namun, harus sesuai dengan aturan yang ada.

"Silahkan menyampaikan pendapat, kami polisi akan mengawal tapi saya tidak akan mentoleransi siapa pun yang melakukan tindakan anarkis," imbuhnya.

Baca juga: Ledakan Bom Ikan Rusak Rumah Warga Bantur Malang

Lebih lanjut, orang tua siswa dan mahasiswa juga diminta agar memberikan nasehat untuk tidak mengikuti aksi jika tujuannya tidak jelas. "Setelah sampai di rumah tolong dinasihati lain kali kalau mau diajak melakukan unjuk rasa kalau tidak jelas tidak usah ikut," pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Polda Jatim telah mengamankan sebanyak 634 orang saat aksi menolak pengesahan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja di Kota Surabaya dan Malang pada Kamis (8/10/2020). (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru