Balai Besar Bengawan Solo Sepakati Permintaan PDAM Giri Tirta Ambil Bahan Baku Air BGS

klikjatim.com
Direktur Utama PDAM Giri Tirta, Siti Aminatus Zahriyah usai melakukan pertemuan dengan Kepala BBWS, Dr. Ir Agus Rudyanto, M. Teck.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - PDAM Giri Tirta terus melakukan untuk menambah debit air bagi pelanggan air bersih warga Gresik. Setelah mengalirkan 300 liter perdetik dari Umbulan, kali ini PDAM Giri Tirta mengajukan ijin penggunaan bahan baku air bersih dari Bengawan Solo.

[irp]

Bahan baku air Bengawan Solo akan ditarik dari Bendung Gerak Sembayat (BGS) dengan kapasitas 1.000 liter perdetik. Untuk proses pengajuan izin tersebut, Direktur Utama PDAM Giri Tirta, Siti Aminatus Zahriyah sudah melakukan pertemuan dengan Kepala BBWS, Dr. Ir Agus Rudyanto, M. Teck.

Dalam pertemuan tersebut dibicarakan terkait sejumlah kelengkapan izin yang harus dipenuhi. Di antaranya tentang Analisa Mengendai Dampak Lingkungan (Amdal), Analisa Hidrologi, serta sosialisasi masyarakat. "Secara prinsip semua perizinan sudah kami lengkapi, tinggal menunggu Pertek dari Perum Jasa Tirta," kata Risa, panggilan akrab Dirut PDAM Giri Tirta ini.

Untuk pembangunan infrastruktur yakni instalasi Sistem Penyediaan Air Minum (Spam), saat ini sudah dikerjakan. Progresnya hingga kini sudah mencapai 56 persen dan diperkirakan akan tuntas pada akhir peb 21 selesai. Selanjutnya akan dilakukan uji coba penyaluran air bersih dari SPAM BGS. "Jika tidak ada halangan, setelah uji coba, distribusi air bersih dari BGS akan mengalir mulai April 2021," jelas dia.

Dikatakan, dengan tambahan 1.000 liter perdetik dari BGS ini, kapasitas distribusi air PDAM Giri Tirta akan bertambah. Sebelumnya pasokan air yang berasal dari SPAM Umbulan sebesar 300 liter perdetik sudah didistribusikan kepada 45.000 pelanggan rumah tangga maupun industri di Kabupaten Gresik sejak akhir Juli lalu.

Siti Aminatus Zahriyah mengatakan, pasokan air bersih dari BGS nantinya akan didistribusikan untuk melayani kebutuhan pelanggan di wilayah Gresik Utara. Termasuk kawasan industri yang ada di sepanjang Gresik Utara seperti JIIPE, Kawasan Industri Maspion serta pelanggan residensial atau rumah tangga.

“Sementara untuk wilayah kota di Kecamatan Gresik dan Kebomas yang sudah menikmati air (SPAM Umbulan),” kata Dirut PDAM Giri Tirta Ceria Gresik, Siti Aminatus Zahriyah.

Risa tidak menampik, jika saat ini layanan air bersih PDAM Giri Tirta Ceria belum bisa optimal, ssbab, pihaknya kini tengah sibuk melakukan pembenahan beberapa jaringan pipa yang mengalami kebocoran akibat dimakan usia. “Pipa yang ada di wilayah kota saat ini usianya lebih dari 20 tahun, begitu mendapatkan kucuran air dengan debit tinggi langsung bocor. Hal ini yang kini tengah kami perbaiki,” tuturnya.

Risa berharap perbaikan pipa tua maupun jaringan yang sudah uzur tidak memakan waktu lama. Sehingga pelanggan di area kota dapat menikmati air bersih secara optimal. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru