KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Calon Bupati dan Wakil Bupati sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus muhdlor) dan Subandi meresmikan 17 program kerja mereka. Program yang dirilis secara virtual melalui live streaming media sosial, Sabtu (3/10/2020).
[irp]
Gus Muhdlor mengatakan program-program itu adalah solusi dari permasalahan yang dijaring melalui dialog dengan warga baik di jantung kota hingga di perdesaan. Ke-17 program mencakup berbagai sendi kehidupan. Mulai peningkatan ekonomi warga, derajat kesehatan warga, kualitas SDM, tata kota, pembangunan desa, hingga pengembangan kapasitas anak muda.
Program pertama, pembukaan 100 ribu lapangan kerja sebagai upaya pemulihan ekonomi dari dampak pandemic Comid-19. Kedua, bantuan permodalan untuk kelompok usaha mikro perempuan. Ketiga, membawa 20.000 UMKM naik level, meningkatkan kualitas produknya dan jangkauan pemasarannya.
Kemudian Keempat, renovasi 2.000 warung rakyat. Kelima, reformasi perizinan untuk wujudkan iklim investasi yang kondusif. Keenam, BPJS Kesehatan untuk warga menuju universal health coverage.
Baca juga: Sambut HUT Ke-45, Hotel Santika Gresik Tebar Promo Menginap Hemat hingga 45 Persen
"Ketujuh, program peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan kader kesehatan lainnya. Kedelapan, peningkatan kesejahteraan Guru Tidak Tetap (GTT), guru swasta, tenaga honorer," kata Gus Mudhor.
Selanjutnya kesembilan, insentif plus untuk guru ngaji dan guru keagamaan. Kesepuluh, 10.000 beasiswa kuliah. Kesebelas, makanan gratis bergizi tiap hari untuk warga miskin, lansia, difabel, atau memiliki penyakit kronis. ”Kami akan antarkan tiap hari tepat di depan pintu rumah masing-masing,” ujarnya.
Kemudian program Ke-12, pendirian Sidoarjo Youth Center sebagai pusat kreativitas anak muda. Ketigabelas dana operasional Rukun Tetangga (RT) hingga Rp 6 juta per tahun. Ke-14, peningkatan alokasi dana desa (ADD) untuk peningkatan kesejahteraan perangkat desa, Ke-15, bakal ada 24 jam pengaduan rakyat respons cepat.
Baca juga: Tingkatkan Keselamatan Wisatawan, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pemandu Wisata Gunung di NTB
”Semua permasalahan warga, soal kesehatan hingga kriminalitas, bisa diadukan 24 jam secara mudah, dan harus direspons cepat dengan sistem command center yang terintegrasi dengan berbagai stakeholder pelayanan mulai Puskesmas, rumah sakit, kepolisian, dan sebagainya,” jelas Cawabup Subandi.
Ke-16, penataan kota dan transportasi terpadu untuk mengurai kemacetan yang selama ini menjadi masalah klasik bagi warga Sidoarjo yang bekerja di luar kota seperti Surabaya. Terakhir, ke-17, perluasan ruang terbuka hijau, revitalisasi sungai, dan revolusi manajemen sampah.(hen)
Editor : Catur Rini