Satu Komando 72 Persen iQAe, Warga Pongangan Rejo Manyar Siap Menangkan Qosim-Alif di Pilkada Gresik

klikjatim.com
Tim RGS saat berbincang santai di wilayah Desa Pongangan Rejo, Kecamatan Manyar. (Koinul Mistono/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Pendukung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim-Asluchul Alif terus merapatkan barisan. Salah satunya di Desa Pongangan Rejo, Kecamatan Manyar. Relawan dari Gerakan Sosial (RGS) ini bertekad memenangkan paslon nomor urut 1 yang bertagline iQAe di wilayahnya.

[irp]

Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Pulau Mandangin Sampang Masih Nihil

Ridwan, tokoh masyarakat desa setempat menegaskan, pihaknya bersama relawan serta simpatisan Qosim-Alif lainnya akan bekerja maksimal untuk memenangkan paslon yang diusung PKB dan Gerindra, sebagai Bupati-Wakil Bupati Gresik periode 2021-2025.

"Insyaallah pasangan dari Qosim-Alif (QA) pasti menang di Pilkada 9 Desember 2020 nanti. Gresik memang harus dipimpin oleh tokoh yang berkarismatik, yaitu ada pada diri Pak Qosim dan Pak Alif," tuturnya dalam agenda bincang santai yang dihadiri oleh pendiri RGS Indonesia, H.M Khozin Maksum pada Sabtu (3/10/2020) kemarin.

Baca juga: Hadiri Pembukaan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026, Arumi Bachsin Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi Dunia

Menurutnya, sosok Pak Qosim---panggilan untuk Mohammad Qosim---merupakan tokoh agama sekaligus sebagai penceramah. Sedangkan Asluchul Alif yang merupakan dokter kesehatan sebagai pasangan wakil bupati Gresik dinilai juga bisa menata rakyat, khususnya di bidang kesehatan.

Dia optimis bersama RGS bisa memenangkan Qosim-Alif dalam perhelatan Pilkada serentak pada tanggal 9 Desember nanti, dengan perolehan 72 persen. Target ini cukup realistis berdasarkan survei internal.

Baca juga: Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Gubernur Khofifah: Organda Punya Peran Strategis di Balik Angka Ini

Karena dengan merapatnya pendiri RGS yang merupakan pengusaha sekaligus tokoh masyarakat, diyakini bisa ikut mengatrol perolehan suara Qosim-Alif. Dengan sikapnya yang rendah hati sehingga membuat banyak masyarakat ikut respek.

“Beliaunya itu ramah dan tidak pernah membeda-bedakan antara satu sama yang lainnya. Dan, yang tidak bisa dilupakan oleh masyarakat adalah kedermawanan beliau yang selalu melekat di hati masyarakat,” ungkapnya. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru