KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Program Trijuang menjadi kesempatan perangkat daerah dan masyarakat untuk menata administrasi, utamanya bidang pertahanan agar lebih terintegrasi dan lebih cepat.
[irp]
Baca juga: Pemprov Jatim Percepat Pemetaan Sumber Air untuk Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memaparkan, program ini terdiri dari kepala desa, kepala kantor pertanahan, dan kepala daerah. Bersama tiga elemen ini, dirinya menegaskan dengan tersertifikasinya lahan secara lengkap dan cepat, maka Jatim akan lebih maju dan sejahtera.
"Ini momentum yang tepat untuk menata admistriasi pertanahan di wilayah berbasis desa, jangan sampai ada lahan dan datanya tidak sama atau tidak tercatat," ujar Khofifah di Dusun Biru, Desa Randugong, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Senin (28/9/2020) siang.
Baca juga: Mulai Hari Ini Sampai 17 Agustus, Naik TransJatim Cuma Bayar Rp 81
Tak hanya itu, melalui kesempatan ini, Khofifah berpesan khusus kepada para kepala desa untuk memastikan setiap fasilitas umum di wilayahnya seperti musholla hingga madrasah bisa tersertifikat.
"Saya minta tolong, misal ada mushola, masjid dan tempat ibadah lainnya, madrasah yg belum ada sertifikatnya tolong untuk dikoordinasikan dengan kepala kantor pertanahan dan kepala daerah," pintanya.
Baca juga: Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Tertinggi Dwija Praja Nugraha
"Inilah format kebersamaan kita supaya kita menjadi satu kesatuan untuk maju, sehat dan sejahtera," imbuhnya.
Perlu diketahui, dalam kesempatan itu, Khofifah juga menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah kepada sepuluh orang warga di Kabupaten Pasuruan baik itu berupa tanah sawah, perkebunan hingga rumah hunian. (mkr)
Editor : Redaksi