Langgar Perwali 33 Pemkot Surabaya Tutup Diskotik Ecek-ecek, Diskotik di Delta Plasa dan TP Loss Bos

klikjatim.com
Petugas tengah menyegel tempat hiburan yang melanggar Perwali 33. IST

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya tebang pilih dalam menindak tempat hiburan yang melanggar Perwali No. 33 Tahun 2020. Buktinya yang dikenakan sanksi penutupan tempat hiburan "pinggiran" atau ecek-ecek. Sedangkan tempat hiburan besar seperti yang ada di Plasa Surabaya (delta plasa) dan Plasa Tunjungan loss tak tersentuh.  

[irp]

Baca juga: Gantikan Irjen Pol Mohammad Fadil Imran Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta Pulang Kampung

Seperti penuturan sumber Klikjatim.com, dua pekan lalu bersama rekannya buka room di tempat hiburan yang ada di Delta Plasa. Tidak ada masalah, dia menikmati musik hingga drop. Begitu juga dengan tempat hiburan di Plasa Tunjungan. Hanya saja mengubah jadwal buka untuk mengelabuhi atau bersiasat. Jam operasional mulai pukul 13.00 wib  hingga 19.00 wib. "Tapi kalau member biasanya hingga jam berapapun di layani," katanya.

Untuk diketahui Pemkot Surabaya telah mencabut   Surat Izin atau tanda daftar usaha pariwisata empat tempat hiburan di Surabaya. Lantaran  melanggar protokol kesehatan dan ketentuan Perwali no 33 tahun 2020.

Baca juga: Polda Terjunkan Personil Bantu Korban Angin Kencang di Kampung Nelayan

Tempat tersebut diantaranya  karaoke yang berada di jalan Manyar , tempat pijat di Manyar Kertoarjo, bar dan juga diskotik yang ada di Ngaglik.

Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriaditya Prajatara mengatakan pihaknya telah mencabut surat izin empat tempat tersebut. Sehingga empat tempat itu belum bisa beroperasi sementara.

Baca juga: Risma : Renovasi GBT On The Track, Lift Permintaan FIFA Tinggal Dipasang

"Yang dicabut ini adalah tanda daftar usaha pariwisata, jadi otomatis surat izin dicabut mereka belum boleh beroperasi dulu," kata Febriadhitya, Sabtu (26/9/2020).

Febri juga mengatakan  Perwali no 33 tahun 2020 khususnya  pasal 20 perwali sebagai  upaya menekan penyebaran Covid-19. Juga sebagai keseriusan dalam menegakkan  protokol kesehatan.(rtn)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru