Melanggar Protokol Kesehatan Covid-19, Pengelola Cafe atau Warkop Bisa Didenda Rp 5 Juta

klikjatim.com
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat memeriksa pelanggar protokol kesehatan

KLIKJATIM.Com | Gresik - Puluhan warga terjaring razia operasi Yustisi pelanggar prokes tidak memakai masker di depan Pondok Rehabilitasi dan Observasi Pasien Covid-19 Stadio Gelora Joko Samudro, Sabtu malam, (19/9/2020).

[irp]

Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto menjelaskan, selama masa pandemi ini operasi Yustisi terus dilaksanakan, sesuia Inpres No. 6 tahun 2020 dan Perbup No.22 tahun 2020."Kami terus melakukan operasi Yustisi ini, bagi pelanggar akan dikenakan tipiring sita KTP dan sidang di tempat," katanya. Minggu (20/9/2020).

Lanjut Alumni Akpol 2001 itu, untuk usaha cafe, restoran, dan warung kopi juga dilakukan operasi Yustisi dengan operasi mobile (berkeliling) memakai mobil hunter pemburu pelanggar. "Kita mobile terus, ada yang mobile, dan ada yang statis, nanti bagi pelanggar akan dibawah ke tempat sidang," bebernya.

Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur

Ditambahkan, jika ada pemilik usaha cefe, restoran, dan warung kopi yang tidak mematuhi, akan denda maksimal Rp 5 juta. Kapolres juga berharap, masyarakat yang sudah patuh dan sadar memakai masker tidak usah takut. "Kalau sudah patuh tidak usah takut, ini juga menjaga diri kita sendiri, dan orang lain. Mari kita patuhi protokol keshatan, dengan memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan," pungkasnya.

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

Salah satu pelanggar, Rusmiyati (45) asal Desa Trenggulun, Kecamatan Kebomas, Gresik mengaku salah dan siap menerima hukuman."Tadi buru-buru mau kulaan ke pasar Sentolang, memang saya salah, saya tadi milih denda Rp 150 ribu," katanya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru