KLIKJATIM.Com | Mojokerto - Buronan kasus pencurian di sejumlah wilayah Suhari (50), gagal melarikan diri saat disergap polisi. Walau gagal ditangkap, warga Ngingas Babat, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo malah menemui ajal karena tenggelam di Kali Porong. Pelaku tewas setelah upaya pelarian dengan menceburkan ke sungai berakhir tragis.
[irp]
Baca juga: Pulau Sekitar Sumenep Dicurigai Jadi Titik Transit Sindikat Narkoba Internasional
Pengejaran terhadap pelaku dilakukan anggota Satreskrim Polres Mojokerto, Sabtgu (19/9/2020). Pelaku masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena kasus pencurian dengan pemberatan yang menjeratnya. Saat kejadian pelaku sedang berkunjung ke rumah istrinya di Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Tidak lama berselang banyak anggota kepolisian datang ke lokasi kejadian mengepung dan memburu pelaku. Saksi mendengar suara tembakan saat petugas melakukan pengepungan terhadap pelaku, namun ia mengaku tidak tahu pasti penyebab korban tewas. Pelaku kemudian berusaha kabur dengan lari menyusuri bantaran kali Porong.
Setelah berlari hampir 500 meter, pelaku kehabisan nafas dan mencoba kabur dengan menceburkan diri ke sungai. “Saya tidak tahu pasti sih, setahu saya tadi dia (pelaku) ini dikejar dan dia lari ke arah sungai kemudian menjenuhkan diri,” ujar saksi bernama Santono warga Mojosari ini.
Baca juga: Polda Jatim Ungkap Sindikat Curanmor di Pasuruan Dibongkar, Tiga Tersangka Diamankan
Pelaku diduga panik saat polisi meletupkan tembakan peringatan untuk menghentikan upaya pelariannya. Karena takut tertangkap, pelaku kemudan menceburkan diri di sungai dan tenggelam. “Tadi memang terdengar ada suara tembakan, tapi saya tak tahu pasti dia ini mati karena apa? Saya kurang faham. Dia ini sebenarnya sudah haji. Katanya tadi jenazahnya dibawa ke Pusdik Porong,” katanya.
Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhy Hangga Putra menjelaskan pelaku tewas setelah melompat dari bantaran Sungai Porong lantaran dikejar anggota Satreskrim Polres Mojokerto yang hendak mengamankannya.
Baca juga: Empat Kendaraan Tabrakan Beruntun di Mojokerto, Dua Orang Terluka
"Pelaku merupakan residivis yang dulu pernah menjalani hukuman di Nganjuk dan juga menjadi DPO di Polres Jombang. Kemarin memang kita sedang melakukan penangkapan pelaku, namun ternyata korban tewas di Sungai Porong,” ungkap Kasatreskrim.
Pelaku yang sudah tak bernyawa akhirnya dievakuasi petugas kepolisian membawa ke RS Bhayangkara Pusdik Porong, Kabupaten Sidoarjo untuk dilakukan otopsi. Ini dilakukan guna memastikan penyebab kematian pelaku. Belum ada keterangan dari pihak kepolisian terkait kejadian ini. (hen)
Editor : Satria Nugraha