KLIKJATIM.Com | Bondowoso - Sebanyak enam sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMA/SMK) negeri di Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, ditutup sementara. Menyusul adanya keluarga guru di sekolah tersebut yang terpapar virus corona jenis baru penyebab COVID-19.
[irp]Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Bondowoso Sugiyono Eksantoso di Bondowoso,mengatakan sebanyak empat sekolah yang di tutup ada di Bondowoso dan dua sekolah di Situbondo. "Kami minta ditutup sementara dan kami minta belajar dari rumah atau secara daring, karena diketahui keluarga guru pengajar terpapar positif COVID-19," kata pejabat yang wilayah kerjanya membawahi sekolah di Kabupaten Bondowoso dan Situbondo itu seperti dilansir Antara.
Baca juga: Warganya Hilang, Massa Sekap Kapolsek Ijen Bondowoso
Empat SMAN/SMKN Bondowoso yang ditutup meliputi SMKN 1 Telogosari, SMAN dan SMKN Pujer dan SMAN Sukosari. Sementara untuk Situbondo yang ditutup adalah SMA Negeri 1 Asembagus dan SMA Negeri 1 Kapongan.
Baca juga: Rumah Janda di Situbondo Ambruk, Anak Korban Selamat Usai Tertimpa Reruntuhan
Penutupan sekolah tersebut memang berbeda. Ada yang mulai 17 September 2020 dan ada pula sejak 16 September. Semua guru dan murid di sekolah-sekolah itu diminta tidak datang ke sekolah selama sekolah ditutup 14 hari.
Tidak hanya itu, katanya, semua guru di sekolah tersebut juga telah diminta melaksanakan tes usap (swab test) guna memastikan para guru tidak terpapar COVID-19. "Semua guru kami minta untuk di-swab test, dan sekolah itu kami tutup karena kami tidak mau ambil risiko ada klaster baru di sekolah," katanya.
Baca juga: Amankan Pilkades Serentak di Bondowoso, Bupati Cek Kesiapan Pasukan
Sebelumnya, di Situbondo juga ada sekolah yang ditutup sementara terkait COVID-19, yakni SMA Negeri 1 Asembagus dan SMA Negeri 1 Kapongan. (rtn)
Editor : Wahyudi