Utang BPJS Kesehatan ke RSUD Trenggalek Tembus Rp 6 Miliar

klikjatim.com
Kantor RSUD dr Soedono Trenggalek

KLIKJATIM.Com | Trenggalek - Kegiatan operasional di RSUD dr Soedono Trenggalek sedikit terganggu oleh tunggakan di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hingga pertenghan Agustus 2020, jumlah tunggakan itu mencapai Rp 6 miliar. Jumlah tersebut tercatat dari dua tunggakan yakni pelayanan rutin BPJS dan pelayanan penanganan Covid-19.

[irp]

Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes

Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek, dr Sunarto menjelaskan, tunggakan tagihan Rp 6 miliar di BPJS Kesehatan memang tidak sampai membuat operasional rumah sakit terhenti. Jumlah tersebut terinci dalam dua pelayanan RSUD yakni pelayanan rutin BPJS dan pelayanan penanganan wabah pandemi Covid-19.

Disebutkan, tunggakan BPJS yang belum dibayar ke RSUD hingga awal Agustus untuk pelayanan rutin sekitar Rp 4 miliar. Sementara sekitar Rp 2 miliar untuk pelayanan Covid-19. Pihaknya telah mengajukan klaim pada bulan Maret dan April namun masih mengambang, artinya sudah di verifikasi namun belum cair. Sedangkan untuk bulan Mei dan Juni sudah di ajukan namun belum di verifikasi.

Baca juga: Terbaru, Magic Lightening Premium Diamond 1 Glowing Bisa Atasi Masalah Jerawat Wajah

"Jadi setiap bulan kita tetap mengajukan, namun ada dua bulan yang sudah terverifikasi namun belum cair dan dua bulan belum diverifikasi," tutur dr. Narto.

[irp]

Baca juga: Pendaki Gunung Lawu HP nya Dijambret, Pelakunya Monyet

Ditambahkan, RSUD telah mengambil langkah sebagai solusi dengan tetap menyampaikan ke Kementerian Kesehatan dalam kegiatan webinar. Untuk menanggulangi hal itu, efektivitas dan efisien anggaran terus dilakukan oleh RSUD. Selain itu casflow atau laporan keuangan yang berisi tentang informasi penerimaan dan pengeluaran anggaran RSUD hingga sekarang masih cukup baik, artinya belum sampai ke arah langkah berhutang ke bank.

Bahkan, kata dia, kejadian seperti ini bukan hanya di Trenggalek bahkan juga terjadi di beberapa daerah lain. "Inilah yang menjadi beban RSUD, karena ada hutang menumpuk disitu, hutang satunya belum dibayar dan ada lagi hutang lainnya," tegasnya. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru