KLIKJATIM.Com | Gresik - Petrokimia Gresikberkomitmen membangkitkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemberian bantuan pinjaman modal, beserta pendampingan usaha secara komprehensif di tengah wabah Covid-19 ini.
[irp]
Baca juga: Sambut Ramadan 1447 H, Petrokimia Gresik Salurkan Rp723,5 Juta untuk 146 Masjid dan Lembaga Sosial
Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi menjelaskan bahwa, sebagaimana Petrokimia Gresik yang memberikan solusi sektor agroindustri mulai dari hulu hingga hilir, komitmen tersebut juga diimplementasikan untuk memajukan UMKM di tanah air.
Pertama, Petrokimia Gresik membangkitkan UMKM melalui bantuan pinjaman modal. Tahun ini, Petrokimia Gresik, mengalokasikan anggaran sebesar Rp41,8 miliar untuk membantu pengembangan UMKM di masa pandemi.
Rahmad menjelaskan bahwa dana kemitraan ini memiliki porsi terbesar dalam anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) Petrokimia Gresik tiap tahunnya. Bahkan di tahun 2020 ini, totalnya mencapai 80,1�ri anggaran CSR sebesar Rp51,8 miliar.
“Ini menjadi wujud komitmen Petrokimia Gresik turut aktif meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberian modal kerja dan pembinaan terhadap pelaku UMKM,” ujar Rahmad.
Baca juga: Petrokimia Jadi Licensor Proyek Pabrik NPK Pupuk Iskandar Muda Aceh
Kedua, dalam mendukung pemerintah membangkitkan pertumbuhan UMKM nasional, Petrokimia Gresik juga memberikan pendampingan usaha, diantaranya membantu UMKM memiliki produk berkualitas dan Standar Nasional Indonesia (SNI), maupun pelatihan lainnya.
[irp]
"Ini menjadi penting agar produk UMKM mitra binaan kita dapat diterima di pasar secara luas," tandasnya.
Baca juga: Petrokimia Gresik dan Srikandi BUMN Dorong Peningkatan Partisipasi Perempuan di Dunia Kerja
Ketiga, Petrokimia Gresik juga memberikan pendampingan dalam memasarkan produk UMKM yang telah menjadi mitra binaan, diantaranya melalui sejumlah event pameran dan pelatihan pemasaran secara online, seperti pembuatan website. Ini dilakukan agar UMKM dapat memiliki pasar yang lebih luas, dan mampu mengikuti perubahan cara belanja pasar di era yang serba digital ini.
Nur Kholis pemilik CV Batik Bangsawan Tekstil (BBT) salah satu mitra binaan Petrokimia Gresik mengapresiasi program kemitraan yang dijalankan Petrokimia Gresik. Ia mengaku bantuan yang diberikan Petrokimia Gresik berbeda dengan bantuan pinjaman modal dari perbankan. Baik dari sisi bunga maupun keberlangsungan usaha.
"Kami sering dilibatkan dalam event pameran. Melalui pameran ini, kami bisa memiliki jaringan yang lebih luas. Sehingga omzet penjualan kami pun semakin meningkat," ujar Nur Kholis yang memiliki omzet sekitar setengah miliar rupiah tiap tahunnya ini. (hen)
Editor : Redaksi