KLIKJATIM.Com | Jember - Bupati Jember, dr. Faida, MMR, menyebut kemitraan adalah kekuatan. Seperti kemitraan di pertanian, yang mampu meningkatkan hasil panen hingga 10,7 ton dari biasanya yang 5 – 6 ton.
[irp]
Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes
“Kemitraan ini adalah wujud dari kegotongroyongan. Tanahnya tidak bisa ditambah, tapi produktifitasnya bisa ditingkatkan,” kata Bupati Faida saat menghadiri panen raya padi dalam program kemitraan pertanian terpadu di Kecamatan Rambipuji, yang digelar oleh Asosiasi Distributor Pupuk Kaltim.
Menurut bupati, untuk mecapai sukses di bidang pertanian perlu bermitra dengan banyak pihak. Hasil produktifitas yang tinggi itu diharapkan juga mampu memperbaiki hulu dan hilir pertanian di Jember.
Baca juga: Terbaru, Magic Lightening Premium Diamond 1 Glowing Bisa Atasi Masalah Jerawat Wajah
General Manager Pupuk Kaltim, Ir. Yusri, menyampaikan, program ini merupakan salah satu program agrosolution untuk mendukung pupuk pertahanan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani. “Pupuk Kaltim berupaya untuk mendorong dan meningkatkan produktifitas pertanian, dan membantu kendala yang dihadapi petani,” kata Yusri.
Yusri menyatakan, petani dikawal dari awal sampai akhir. Juga menggandeng stakeholder terkait untuk mendukung petani. “Misal, petani kekurangan dana, maka kami akan melibatkan pengusaha. Dan akan ada opteker (penyedia barang) yang akan mengambil hasil panen petani,” jelas Yusri.
Baca juga: Pendaki Gunung Lawu HP nya Dijambret, Pelakunya Monyet
Ketua panitia panen raya, Supriyoto, menyatakan, kemitraan pertanian terpadu mendapat respon positif dari petani. Kemitraan ini menggabungkan semua pilar untuk memuliakan petani. “Pertama pilar agroinput, dua modal, dan tiga opteker. Petani tinggal kerja, dengan ini hasil dapat optimal,” jelasnya. (hen)
Editor : Abdus Syukur