Pemkot Malang Bentuk Satgas Pemulihan Ekonomi

klikjatim.com
Wali Kota Malang Sutaji

KLIKJATIM.Com | Malang - Untuk mempercepat pemulihan ekonomi di wilayahnya, Perekonomian Kota Malang sedang mengkaji pembentukan Satgas Recovery Ekonomi Daerah. Pembentukan ini diharapkan bisa membangkitkan dunia perekonomian Kota Malang yang terpuruk akibat diterjang pandemi covid.

[irp]

Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes

"Meski demikian, tidak seluruhnya terimbas, sebab masih ada warga Kota Malang sudah mulai merangkak perekonomiannya saat ini. Untuk itu kami tidak mau tinggal diam dan segera menggodok pembentukan Satgas Recovery Ekonomi Daerah," kata Wali Kota Sutiaji usai rakor dengan seluruh Perbankan di Kota Malang, Kamis (30/7/2020).

Dijelaskan, dalam Rakor diikuti unsur perbankan, PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Malang, UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) sudah disampaikan rencana pembentukan satgas pemulihan ekonomi ini. "Kita akan membentuk satgas recovery ekonomi sesegera mungkin," ujarnya.

Baca juga: Terbaru, Magic Lightening Premium Diamond 1 Glowing Bisa Atasi Masalah Jerawat Wajah

Ini salah satu upaya memulihkan perekonomian di Kota Malang. "Dengan begitu, nanti akan ada pemetaan. Sektor mana saja yang siap mendongkrak pertumbuhan ekonomi ," tegasnya.

[irp]

Baca juga: Pendaki Gunung Lawu HP nya Dijambret, Pelakunya Monyet

Apalagi, kata dia, saat ini pertumbuhan ekonomi nasional ditargetkan 1 hingga 2 persen. "Kita lihat nanti restrukturisasinya. Sektor-sektor mana yang harus dibangkitkan. Nanti itu setelah ada satuan tugas. Kita masih perlu analis lagi," tandasnya.

Kepala Kantor Perwakilan BI Malang Azka Subhan Amunirridho menyatakan, yang terlibat di dalam satgas adalah seluruh pelaku ekonomi di Kota Malang. "Satgas itu nanti mintanya dari BI ada, OJK juga ada dan yang lainnya. Istilahnya kalau kita menyebut itu pentahelix," paparnya. Azka menyatakan bahwa salah satu sektor yang menjadi andalan adalah bidang jasa, termasuk juga sektor jasa pariwisata. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru