Bos Selep Beras Lamongan Remuk Dihantam Kereta Api

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Petugas medis saat mengevakuasi jasad korban tabrakan kereta di Sukodadi Lamongan.

KLIKJATIM.Com | Lamongan - Kecelakaan kereta api terjadi di perlintasan tanpa palang Dusun Talun, Desa Bali, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan. Munari (60), warga Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng tewas seketika setelah tubuhnya dihantam kereta api.

[irp]

Baca juga: Polres Lamongan Ungkap Modus Selewenangkan Surat Dinas Beli BBM Untuk Pertanian, Ternyata Dijual Kembali

Korban yang juga seorang Juragan selep beras ini awalnya mengendarai mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S 6899 JE melaju dari arah Selatan. Ketika sampai di tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya ketika akan menyeberang lintasan kereta api, korban tak melihat kanan kiri terlebih dahulu.

Baca juga: Usai Hilang di Sungai, Bocah Lamongan Ditemukan Tak Bernyawa

Pada saat bersamaan, dari arah Barat sedang melintas kereta api KRD jurusan Bojonegoro-Sidoarjo. Malang btidak dapat ditolak, ketika tepat melintas di atas rel, korban pun langsung dihantam kereta api lokal tersebut. "Saat kejadian tidak ada saksi mata di sekitar TKP. Waktu itu sepi tidak ada orang," kata Kanitresintel Polsek Sukodadi, Aiptu Sukarman.

[irp]

Baca juga: Gak Ada Kapoknya, Baru Keluar Penjara Dua Warga Lamongan ini Tertangkap Nyuri Lagi

Melihat kondisi korban, Sukarman memperkirakan tabrakan itu terjadi saat korban tepat berada di atas rel. Tetapi. Dimungkinkan roda depan yang tertabrak hingga motornya terseret. "Sebagian besar tubuh korban dalam kondisi patah tulang. Baju robek-robek dan motor hancur. Tubuh korban ditemukan sekitar dua puluh meter dari TKP," ungkapnya. (hen)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru