KLIKJATIM.Com I Surabaya- Rekam jejak KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur sebagai tokoh pluralis tak perlu diragukan. Bahkan konferensi international zheng zhee ke-5 meneguhkan kembali karakter Gus Dur sebagai tokoh bangsa yang menjujung tinggi perbedaan. Presiden ke empat RI tersebut dianugerahi Peace award di Jatim Expo Jl. Ahmad yani Surabaya.
[irp]Prof Hayyun selaku Chief person dari masyarakat tionghoa mengungkapkan rasa kagumnya terhadap kepemimpinan Gus dur sewaktu masih menjadi presiden bahwa kecintaan nya kepada masyarakat Indonesia tidak pilih-pilih. "Suatu ketika saya pernah bertemu gus dur, dengan pesan kemanusiaan dan perdamaiannya," kata Prof hayyun saat memberikan sambitan di konferensi tersebut.
[irp]Ia juga menambahkan persepsi terhadap umat beragama gus dur terkait kepercayaan dari masing-masing agama sangat di hormati terlihat dari sikap dan perhatian nya kepada semua agama yang ada di Indonesia. "Saya salut dengan sikap Pluralis beliau," tambah profesor dari etnis tionghoa tersebut.
Penghargaan Peace award diterima Ibu Shinta Nuriyah. Sedangkan kegiatan yang bertemakan Indonesia dan China untuk berbagi nilai-nilai agama, budaya dan masyarakat dengan nuansa pluralisme. Keberagaman diwakilkan pada tampilan-tampilan menarik mulai Barongsai, tarian-tarian china hingga sholawat gambus. (nk/rtn)
Editor : Wahyudi