Smartfren Hadirkan Paket Murah Dukung Belajar di Rumah

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Lamongan - Selama masa pandemi Covid-19 kegiatan belajqr mengajar dilakukan di rumah. Untuk mendukung penyelenggaraan sekolah dalam jejaring (daring), Samrtfren menghadirkan layanan yang dapat memudahkan siswa dalam belajar online. Mulai dari paket internet cepat dan murah hingga mendekatkan layanan penjualan kepada pelanggan.

[irp]

Baca juga: Ubah Pola Bansos ke Pemberdayaan, Pemkab Lamongan Berhasil Entas 294 Kepala Rumah Tangga Perempuan dari Kemiskinan

Regional Brand Activation Smartfren Gresik, Lamongan, Bojonegoro dan Tuban, Ales Shella Hadysara menjelaskan, pihaknya gencar blusukan ke kampung-kampung guna menjual paket perdana. Strategi jemput bola ini dilakukan agar masyarakat tidak keluar rumah.

"Selama masa PSBB, justru layanan kami yang gencar mendatangi masyarakat. Kami punya layanan mobil bergerak ke desa-desa," kata Ales Shella dalam rilisnya kepada wartawan, Selasa (16/6/2020).

Baca juga: Buka Expo Campus SMAN 1 Lamongan, Wabup Dirham Berbagi Tips Sukses Hadapi Era VUCA

Dijelaskan, dengan strategi jemput bola ini, Smartfen mencatat kenaikan penjualan dan penggunaan data hingga 10 persen pada periode April hingga Mei 2020. Nah, sebagai bentuk dukungan terhadap trafik data. Smartfren setiap bulan selalu menambah based transciever station (BTS) di sejumlah wilayah. Khusus wilayah Gresik, saat ini total sudah ada 300-an BTS 4G guna mendukung pelayanan data agar trafik tetap stabil.

[irp]

Baca juga: Susun RKPD 2027, Pemkab Lamongan Fokus Percepatan Infrastruktur Ekonomi dan Transformasi Bansos ke Pemberdayaan

“Yang membedakan kenaikan trafik data ini terjadi diarea desa atau daerah pinggiran. Utamanya kawasan yang padat penduduk. Sebab saat PSBB diberlakukan banyak masyarakat yang stay at home dan work from home. Sehingga untuk mendukung kecepatan internet kamj juga mengubah arah sinyal dari BTS akan bisa dijangkau," paparnya.

Sementara itu, Kabupaten Gresik tetap menjadi kontributor utama dibandingkan Lamongan, Tuban, Bojonegoro. Bahkan, prosentasenya mencapai 55 persen. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru