Penggunaan Atribut MOS Tak Dilarang

klikjatim.com

KLIKJATIM.com I SURABAYA - Dinas Pendidikan (Dispendik) Jawa Timur tak melarang penggunaan atribut saat Masa Orientasi Siswa (MOS). Asalkan dilakukan tanpa paksaan. "Ya itu tidak papa, asal mereka melakukan tanpa paksaan, jika di rasa memberatkan ya tidak perlu," kata Kadispendik Jawa timur, Hudiyono kepada Klikjatim di Gedung Grahadi Surabaya, Senin (8/7/2019).

[irp]Ia menuturkan proses MOS ini adalah faktor terpenting, pasalnya proses interaksi awal ini yang akan menentukan bagaiamana para siswa ini berinterkasi dengan sekolahnya. "Saya sudah berikan surat edaran. Terkait Masa Orientasi Siswa ini adalah hal yang terpenting ya, pasalnya siswa akan memulai dengan sekolah yang baru," ungkap hudiyono.

Baca juga: Gubernur Khofifah Tutup Lomba Kompetensi Siswa di SMKN 2 Surabaya

[irp]

Baca juga: MPM Honda Jatim Perluas Pendidikan Vokasi Dengan Diresmikannya 3 Sekolah Binaan Astra Honda di Jawa Timur

Ia juga menambahkan bahwa proses interaksi siswa baru harus lah berdasar pada prinsip edukasi yang menyenangkan. Sebagaimana belajar di tempat-tempat mereka sebelumnya. "Ya konspenya memang harus menyenangkan, karena nanti akan menentukan proses mereka selama tiga tahun," tuturnya.

[irp]Hal ini bertujuan agar siswa baru ini tidak minder dengan sekolah barunya. Serta dapat dengan nyaman mengenal dan berinterkasi sesama teman, guru dan lingkungan sekitarnya. (nk/rtn)

Baca juga: Pemprov Jatim Perpanjang Pengambilan PIN PPDB SMA/SMK Negeri Hingga 4 Juli 2022

Keterangan Foto : Kadispendik Jatim Hudiyono. (istimewa)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru