KLIKJATIM.Com | Surabaya—Polda Jatim serius merealisasikan program kampung tangguh. Bahkan, setiap desa atau kelurahan yang membuat program kampung tangguh akan dibantu dana Rp 17,5 juta.
Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran mengatakan, bantuan tersebut telah dianggarkan dari Mabes Polri. Jadi, setiap desa atau kelurahan di Jatim yang menjadikan desa sebagai kampung tangguh akan diberikan bantuan.
Baca juga: Pandangan Terhalang Kabut? Ini Tips Berkendara Aman Menggunakan Motor Matic dari MPM Honda Jatim
[irp]
“Betapa Polri sangat-sangat perhatian merealisasi anggarannya untuk memperkuat kampung tangguh,” katanya, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin malam.
Fadli mengatakan, mendukung penuh dalam memperkuat basis komunitas untuk pemutusan mata rantai covid-19. Ia pun menyarankan membuat kampung tangguh berbasis desa/kelurahan ataupun RW.
‘’Karena dianggap ini adalah cara yang paling efektif di tingkat basis komunitas,” katanya.
Baca juga: Sambut 1448 Hijriah, Ratusan Siswa Yayasan Al-Abror Sukosewu Bojonegoro Semarakkan Pawai Ta'aruf
Untuk kedepannya Kapolda Jatim menginginkan, perlu adanya reaksi yang lebih cepat dalam menagani wabah corona virus atau covid-19 ini. Dia juga berharap dukungan dari seluruh kepala daerah di Jatim.
[irp]
“Mengapa sebuah klaster kemudian membesar, itu karena reaksi kita kurang cepat. Seperti apa bentuk dukungannya, kalo kami dukungan itu kan dalam bentuk fisiknya,” ungkapnya.
Baca juga: Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Gresik Hadirkan Promo Staycation 'School Holiday is Coming'
Fadil mengatakan, jika ada keluhan dari masyarakat segera bisa respon dengan cepat dan tidak lagi bergulat kepada angka-angka yang besar. Tapi, melakukan tindakan-tindakan nyata di akar komunitas, yakni masyarakat.
“Saya melihat kampung tangguh ini menjadi ciri khas Jatim,” pungkas Fadil. (mkr)
Editor : Redaksi