Lima Kabupaten Ini Sebagai Percepatan Musim Tanam Padi di Jatim

klikjatim.com
Gubernur Khofifah saat tanam padi di Desa Bangunjaya, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung. (ist)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa telah menyiapkan lima kabupaten sebagai daerah percepatan musim tanam kedua padi. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi krisis pangan akibat coronavirus disease 2019 (Covid-19).

"Gerakan percepatan tanam ini momentum untuk kembali memperkuat kemandirian pangan kita,” ungkap Khofifah usai melakukan penanaman di Desa Bangunjaya, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung dengan didampingi Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo dan jajaran Forkopimda setempat, Minggu (7/6/2020).

Baca juga: Alun-Alun Pacitan Bergemuruh, Konsumen Setia Honda Boyong Hadiah Motor dalam Pengundian UKH

Khofifah menjelaskan, percepatan tanam padi ini sesuai instruksi Presiden Joko Widodo. Yaitu meminta pemerintah daerah yang menjadi lumbung pangan agar melakukan percepatan masa tanam.

[irp]

Oleh karena itu, Gubernur perempuan pertama Jatim itu meminta kepada lima kabupaten yang menjadi lumbung pangan di Jawa Timur melakukan percepatan masa tanam kedua padi. Kelima kabupaten tersebut antara lain Kabupaten Tulungagung, Ngawi, Nganjuk, Tuban, dan Jember.

"Jawa Timur menjadi provinsi penyangga bagi 16 provinsi di Indonesia, khususnya yang ada di bagian timur. Hampir 80 persen kebutuhan logistiknya disuplai dari Jawa Timur," terangnya.  

Baca juga: Jatim–Alexandria Perkuat Kerja Sama "Sister Province", Gubernur Khofifah Bidik Sektor Perdagangan hingga Pendidikan

Sementara itu, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menjelaskan, bahwa Tulungagung akan terus menjadi penyangga pangan di Jatim. “Saat ini di Tulungagung memasuki jadwal kemarau basah, dimana seluruh aktifitas di persawahan melakukan cocok tanam dan panen kedua, juga memanen Jagung,” katanya.

[irp]

Adapun sebagai informasi, Jatim merupakan salah satu wilayah berstatus lumbung pangan nasional. Saat ini memiliki luas panen pada semester I 2020 seluas 1.120.153 ha. Sedangkan untuk produksi padi pada semester I ini diperkirakan mencapai 6.185.310 Ton GKG, atau setara dengan 4.066.348 ton beras.

Baca juga: Siswa TSM Honda Binaan MPM Sapu Bersih Podium LKS Jatim 2026: Wujud Nyata Sinergi Bagi Negeri

Potensi konsumsi Jatim diperkirakan mencapai 2.133.143 ton beras. Sehingga pada Semester I 2020 ini surplus beras Jatim mencapai 1.933.205 ton beras. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru