KLIKJATIM.Com | Surabaya—Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kabar baik terkait perkembangan Covid-19 di Jatim. Per hari ini, Minggu (7/6/2020) terdapat empat kabupaten dan kota di Jatim yang telah berubah dari zona merah menjadi zona kuning atau berisiko rendah.
"Hari ini ada kabar baik dari BNPB, jika tadi siang saat di Tulungagung saya katakan ada dua yang masuk zona kuning pada pukup 14.00 WIB yakni Lumajang dan Kota Blitar, malam ini ada konfirmasi baru menjadi empat. Ada tambahan lagi dua yakni Ngawi dan Kota Madiun," kata Khofifah saat jumpa pers di Gedung Negara Grahadi, Minggu (7/6/2020) malam.
Baca juga: Ratusan Calhaj Sumenep Berstatus Risiko Tinggi, Pengawasan Kesehatan Diperketat
[irp]
Ia menjelaskan, zona kuning itu berarti Lumajang, Kota Blitar, Ngawi, dan Kota Madiun sudah masuk kategori risiko rendah. Artinya, kata gubernur, dalam seminggu terakhir ini tidak ada temuan konfirmasi positif baru di empat daerah tersebut.
Baca juga: Khofifah Pastikan Jatim Dukung Percepatan Giant Sea Wall, Pengawasan Risiko Pesisir Makin Ketat
"Mudah-mudahan ini terus membaik. Jika tidak ada ODP (orang dalam pemantauan) dan PDP (pasien dalam pengawasan) maka bisa naik lagi menjadi zona hijau atau zona tidak terdampak," harapnya.
[irp]
Baca juga: Said Abdullah Ingatkan Disiplin Kader, Cak Fauzi Bidik 15 Kursi DPRD Sumenep
Selain zona kuning di empat daerah tersebut, saat ini juga tercatat 18 daerah masuk zona oranye. Ke-18 daerah itu, yakni Nganjuk, Tulungagung, Pasuruan, Kota Batu, Jombang, Madiun, Kota Mojokerto, Sumenep, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Ponorogo, Banyuwangi, Kota Malang, Trenggalek, Bondowoso, Kota Kediri, Probolinggo, dan Pacitan.
Sedangkan zona merah masih tercatat di 16 daerah. Mulai dari yang tertinggi jumlah kasus positif ada di Kota Surabaya, Sidoarjo, Gresik. Ada pula daerah yang masih masuk zona merah, yakni Kab Malang, Pamekasan, Bangkalan, Magetan, Mojokerto, Blitar, Situbondo, Lamongan, Jember, Sampang, Bojonegoro, Tuban, dan Kediri. (hen)
Editor : Redaksi