Petrokimia Gresik Rekomendasikan Pemupukan 5:3:2

klikjatim.com
Direksi PT Petrokimia Gresik saat mengenalkan kemasan pupuk baru produksinya.

KLIKJATIM.Com | Gresik - PT Petrokimia Gresik terus mengkomunikasikan pola pemupukan yang berimbang agar produksi tanaman pangan lebih maksimal. Salahsatunya dengan pola pemupukan 500 kg pupuk organik Petroganik, 300 kg pupuk NPK Phonska atau Phonska Plus, dan 200 kg pupuk Urea.

[irp]

Baca juga: Sinergi Bagi Negeri: MPM Honda Jatim Salurkan 18.440 Bibit Bunga Lewat Program One Sales One Seed

"Kami terus mengedukasi ke petani agar menggunakan pola pemupukan rekomendasi umum 5:3:2," kata Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Rachmad Pribadi.

Dikatakan, pola pemupukan 3:3:2 ini merupajan perpaduan pupuk organik dan anorganik ini. Selain menjaga keberlanjutan pertanian, juga terbukti mampu meningkatkan produktivitas 1-2 ton gabah kering panen untuk setiap hektar sawah.

“Pemupukan berimbang ini juga sebagai solusi atas pemakaian pupuk yang cenderung berlebih oleh petani. Sehingga alokasi pupuk bersubsidi yang terbatas dapat lebih efektif dan efisien,” ujar Rahmad.

Selain kewajiban menyediakan pupuk bersubsidi, lanjut Rahmad, Petrokimia Gresik juga menyiapkan stok pupuk non-subsidi. Langkah ini adalah solusi bagi petani yang kebutuhan pupuknya tidak teralokasi dalam skema subsidi.

Baca juga: Kendalikan Inflasi Awal Tahun, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Deket Lamongan

Selain pemupukan, Petrokimia Gresik juga menyediakan produk pengendalian hama bagi petani melalui anak perusahaan (Petrokimia Kayaku dan Petrosida Gresik). Dengan pemupukan berimbang dan kawalan pengendalian hama yang tepat maka produktivitas padi diharapkan meningkat.

[irp]

Dan yang tak kalah penting, Petrokimia Gresik juga memiliki layanan mobil uji tanah bagi petani untuk mengetahui kondisi tanah pertanian di masing-masing daerah sehingga dapat memberikan rekomendasi pemupukan yang tepat.

Baca juga: MPM Honda Jatim Gelar Night Ride Bareng Komunitas Malang-Blitar, Uji Performa Vario 125 di Malam Hari

"Petani cukup membawa sampel tanah ke petugas mobil uji tanah. Gratis. Petani bisa menanyakan keberadaan mobil uji tanah melalui SPDP atau kios dan distributor kami," ujar Rahmad.

Terakhir, Rahmad menyebutkan bahwa berbagai pelayanan di atas adalah bentuk nyata dukungan Petrokimia Gresik sebagai perusahaan Solusi Agroindustri untuk pertanian berkelanjutan.

“Semoga berbagai upaya solutif Petrokimia Gresik dapat mendukung program percepatan musim tanam Gubernur Jatim sehingga dapat menjaga stok pangan nasional di tengah pandemik” pungkas Rahmad. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru