KLIKJATIM.com | SURABAYA – Anggota Polsek Bubutan Surabaya, terpaksa menggelandang seorang pria yang mengamuk sambil nenteng celurit di tengah keramaian perkampungan warga ke kantor polisi. Pria sok jagoan tersebut diketahui bernama Machmud (36), warga Dupak Timur II/68-A, Surabaya.
Kanit Reskrim Polsek Bubutan, Ipda Purwanto mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat ada salah satu warga Dupak mengamuk, sambil membawa senjata tajam (sajam) di Perkampungan. Tak lama kemudian sejumlah anggota langsung bergerak cepat ke lokasi.
Baca juga: Khofifah Pastikan KCL Singhasari Buka Prodi Digital Law dan Advanced Cyber Security pada 2027
“Benar, kami mengamankan pelaku atas nama Machmud karena membawa senjata tajam dan mengamuk di Perkampungan,” ujar Ipda Purwanto, saat dikonfirmasi melalui selulernya, Rabu (03/07/2019).
[irp]
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyidikan. “Yang bersangkutan sekarang masih dalam pemeriksaan untuk mengetahui kira-kira apa motifnya,” lanjutnya.
Baca juga: Dongkrak Kompetensi SDM, Terminal Teluk Lamong Bidik Pelayanan Prima Lintas Lini Organisasi
Dari informasi yang dihimpun, Machmud diketahui mengamuk tak jelas sambil membawa sajam di Kampung sejak pagi tadi. “Ya tiba-tiba mengamuk dan membawa senjata tajam celurit, sehingga membuat warga kampung resah. Tidak lama kemudian pihak kepolisian datang dan langsung mengamankannya,” beber warga yang tak mau namanya disebutkan.
[irp]
Baca juga: Polisi Tembak Kaki Jambret Penyebab Tewasnya ASN BPN Surabaya
Katanya, Machmud terkenal di Kampung sebagai pecandu narkoba. Bahkan aksinya itu sering kali dilakukan dengan tiba-tiba dan tak jelas.
“Kalau dilihat Machmud ini sepertinya sakau, kecanduan narkoba. Apalagi ketika ditangkap polisi menemukan alat hisapnya. Lengkap,” pungkasnya. (lam/hen)
Editor : Redaksi