KLIKJATIM.com | PASURUAN – Seorang warga Desa Semedusari, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur dikabarkan menjadi korban peluru nyasar. Diduga peluru tajam itu berasal dari anggota marinir yang berlatih di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI AD Grati, Kabupaten Pasuruan.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa (02/07/2019) sekitar pukul 08. 00 WIB, seperti yang dilansir WartaBromo.com. Akibat kejadian tersebut korban yang bernama Solihah mengalami luka dan sempat dilarikan ke Puskemas terdekat.
Baca juga: Gubernur Khofifah Pimpin Aksi Kurve Sampah Pantai, Gerakkan Semua Lini Wujudkan Wisata Bersih
[irp]
Sebelum kejadian, korban tengah duduk-duduk santai bersama suaminya, Asmat di ruang tamu rumahnya. Tiba-tiba mereka dikagetkan dengan kaca depan rumah dan meja ruang tamu yang pecah.
Awalnya, mereka menduga karena lemparan batu atau bola. Tapi setelah dilakukan pengecekan justru menemukan peluru tajam di bawah meja.
Baca juga: Realisasi Pupuk Bersubsidi di Bojonegoro Capai Nyaris 100%, NPK Phonska Memimpin
Dugaan sementara, luka di bagian pipi sebelah kirinya itu akibat peluru nyasar ke rumahnya tersebut. Kemudian suami korban (Asmat) langsung melaporkan peristiwa itu kepada Kepala Desa setempat.
[irp]
Selanjutnya, Kepala Desa Semedusari, Artoyo mendatangi lokasi kejadian. Disusul aparat kepolisian dari Polsek Lekok dan juga Koramil setempat. Warga sekitar yang mendengar kejadian ini juga ikut berdatangan.
Baca juga: Unit Dyeing-Finishing PT Coats Rejo Pleret Pasuruan Akan Jari Pabrik Alas Kaki Terintegrasi
Eko, salah satu warga mengatakan, peluru nyasar ke rumah korban diduga berasal dari anggota marinir yang sedang latihan di wilayah Puslatpur Grati. “Kebetulan, menurut informasi yang kami terima memang ada latihan marinir,” katanya melalui sambungan telepon.
Sejauh ini belum ada penjelasan dari pihak Puslatpur Grati. Upaya konfirmasi oleh WartaBromo belum membuahkan hasil. Pesan pendek yang dikirim ke Pasi Intel Puslatpur Grati Letkol. Inggit belum berbalas. (roh/*)
Editor : Redaksi