KLIKJATIM.Com | Jombang - Pemkab Jombang memastikan penutupan Pasar Peterongan selama tiga hari. Hal ini karena adanya pedagang yang dinyatakan positif Covid-19. Dengan penutupan ini diharapkan ada pemutusan rantai penyebaran Covid-19 di area pasar.
[irp]
Baca juga: Pandangan Terhalang Kabut? Ini Tips Berkendara Aman Menggunakan Motor Matic dari MPM Honda Jatim
Bupati Jombang, Mundjidah Wahab mengatakan, penutupan Pasar Peterongan ini akan dilakukan mulai Kamis (4/6/2020) hingga Sabtu (6/6/2020). Bupati juga telah melakukan kordinasi dengan pihak terkait.
“Tadi kami sudah melakukan kordinasi. Hasilnya, dilakukan penutupan Pasar Peterongan selama tiga hari,” kata Bupati Jombang.
[irp]
Baca juga: Sambut 1448 Hijriah, Ratusan Siswa Yayasan Al-Abror Sukosewu Bojonegoro Semarakkan Pawai Ta'aruf
Bupati menjelaskan, penutupan tersebut bersifat sementara. Selama penutupan, akan dilakukan sterilisasi berupa penyemprotan disinfektan di pasar tersebut. Selain itu, juga akan didirikan posko Covid-19 di depan pasar.
“Pintu masuk pasar juga kita buat hanya satu pintu. Ini untuk memudahkan pengawasan,” imbuhnya.
Bupati Mundjidah menjelaskan, penutupan Pasar Peterongan terpaksa dilakukan.
Baca juga: Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Gresik Hadirkan Promo Staycation 'School Holiday is Coming'
Protokol kesehatan yang ketat itu akan benar-benar diterapkan kepada pedagang maupun pengunjungnya. Sebab meski pemerintah sudah sering melakukan sosialisasi, namun para pedagang tetap banyak yang membandel. Antara lain, masih banyak pedagang yang tidak mengenakan masker saat berjualan.
Sementara itu, rencana penutupan pasar peterongan ini juga sudah dilengkapi dengan surat pemberitahuan yang dikeluarkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jombang tertanggal 2 Juni 2020. (bro)
Editor : Redaksi