KLIKJATIM.Com | Pacitan--Satu keluarga tersapu ombak saat memancing ikan. Keluarga tersebut memancing ikan di Pantai Watu Lungguh, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan.
Keluarga yang memancing iti Yuwono dan Putri Dwi Astuti, asal desa Pager Lor, Kecamatan Sidomoro, Pacitan. Sang anak Rizal Istanto (20) juga ikut mancing. Putri Dwi Astuti ditemukan tewas setelah tersapu ombak. Sementara jasad Yuwono hingga saat ini belum ditemukan. Hanya anaknya yang selamat.
Baca juga: Kepercayaan Jadi Fondasi Distribusi Energi, PT Patra Logistik Tunjukkan Perannya di ELSF 2026
[irp]
Informasinya, sebelum musibah menimpa, keduanya berada di tebing karang setelah melempar kail. Tak hanya berdua, mereka juga ditemani putranya bernama Rizal Istanto (20) yang juga ikut memancing. Saat itulah diduga datang ombak besar yang menyapu ketiganya.
"Itu suami istri tambah anaknya mancing bareng. Satu keluarga. Yang selamat itu anaknya. Yang sudah ditemukan istrinya, kemudian kepala keluarga belum ditemukan," kata Kapolsek Ngadirojo AKP Nursalim, Sabtu (30/5/2020).
Baca juga: Laka Maut di Tikungan Gumitir: Nekat Mendahului, Truk Hantam Pengendara Motor Hingga Tewas
Begitu mendapat laporan, lanjut kapolsek, pihaknya langsung mendatangi TKP. Pencarian pun segera dilakukan melibatkan TNI/Polri, unsur pemkab, serta nelayan sekitar. Hanya saja, hanya Rizal Istanto yang berhasil diselamatkan. Penyisiran dihentikan menjelang malam. Rencananya, pencarian dilanjutkan Minggu (31/5/2020).
[irp]
Baca juga: Sakit Hati Berujung Pidana, Pemuda di Sampang Nekat Sebar Video Pornografi Hasil Rekam Layar
"Sore (pencarian) dihentikan. Besok rencana dilanjutkan lagi. Polairud dan BPBD juga akan ke lokasi untuk pencarian," tambah Nursalim.
Berkait peristiwa tersebut, kapolsek kembali mengingatkan masyarakat agar menghindari aktivitas di perairan. Terlebih menyusul fenomena gelombang pasang dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, BPBD memperkirakan puncak gelombang pasang antara 27 Mei hingga 28 Mei. Namun masih dapat berpotensi terjadi hingga 6 hari berikutnya. (hen)
Editor : Redaksi