Kesetrum Listrik 20 Ribu Volt, Pria Patemon Jember Terkapar di Jalan

Reporter : Muhammad Hatta
Abdul Mughni (45), warga Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, Jember saat dilarikan ke rumah sakit usai tersengat listrik

JATIMPEDIA, Jember  -  Seorang pria bernama Abdul Mughni (45), warga Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, Jember, Jawa Timur, mengalami luka bakar setelah diduga tersengat aliran listrik saat memperbaiki bagian atap sebuah toko di Pasar Arjasa, Senin (2/11/2026).


Peristiwa yang diduga sebagai kecelakaan kerja itu terjadi ketika korban bersama seorang rekannya memperbaiki talang atau bagian atap bangunan lantai dua. Perbaikan dilakukan setelah hujan deras mengguyur wilayah Jember sejak Minggu malam (1/11/2026).

Baca juga: Basarnas Jember Edukasi Relawan: Pertolongan Pertama yang Salah Berpotensi Perparah Kondisi Korban


Korban diduga tersengat kabel listrik bertegangan tinggi saat berada di bagian atas bangunan. Akibatnya, korban terjatuh dari lantai dua toko yang di bagian bawahnya digunakan sebagai toko sembako dan konter telepon seluler.


Kanit Reskrim Polsek Arjasa Aiptu Agus Sutikno mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 10.30 WIB. Lokasi kejadian berada tidak jauh dari Mapolsek Arjasa sehingga petugas segera mendatangi tempat kejadian perkara.


“Setelah menerima informasi, kami langsung menuju TKP. Dari hasil pengecekan awal, korban diketahui jatuh dari atas toko setelah diduga terkena sengatan listrik,” kata Agus saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.


Menurut dia, saat kejadian korban tidak bekerja seorang diri. Ada seorang rekan yang turut melakukan perbaikan di bagian atas bangunan, namun berada pada posisi yang berbeda dan tidak mengalami luka.


“Yang melakukan pembetulan ada dua orang. Satu orang tidak tersengat listrik karena posisinya agak berjauhan. Rekannya dalam kondisi baik dan tidak mengalami luka,” ujarnya.

Baca juga: Hujan Deras Gerus Jalur Rel di Jember, Lima Perjalanan KA Terdampak


Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, korban dan rekannya mulai bekerja sekitar pukul 07.00 WIB untuk memperbaiki bagian atap toko milik H. Nur di Pasar Arjasa. Sekitar pukul 10.00 WIB, korban naik ke atap dan diduga tersengat kabel listrik PLN bertegangan sekitar 20 ribu volt.


Korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Arjasa. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban mengalami luka bakar sekitar 45 persen di tubuhnya dan selanjutnya dirujuk ke RSD dr. Soebandi Jember untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.


“Korban langsung dievakuasi ke puskesmas. Setelah mendapatkan penanganan pertama. Namun kemudian, korban dirujuk ke Rumah Sakit dr. Soebandi karena lukanya cukup parah. Informasi terakhir yang kami terima, korban masih dalam penanganan medis dan akan menjalani operasi,” jelas Agus.

Baca juga: Milad ke-7 LSN di Jember, Ribuan Pengurus Dilantik, Aspirasi Gus Fawait ke Pilgub Jatim 2029 Mengemuka


Agus menambahkan, lokasi korban bekerja berada di lantai dua bangunan. Sementara lantai bawah digunakan untuk aktivitas usaha berupa toko sembako dan konter telepon seluler, sedangkan bagian atas tidak ditempati.


Untuk penanganan lebih lanjut, Polsek Arjasa telah berkoordinasi dengan Polres Jember. Penanganan dan penyelidikan kejadian selanjutnya dilakukan oleh unit Satreskrim Polres Jember.


“Untuk langkah selanjutnya, kami sudah berkoordinasi dengan Polres. Penanganan perkara selanjutnya dilakukan oleh Polres,” pungkasnya.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru