KLIKJATIM.Com | Surabaya - Sedikitnya 17 orang pengedar narkoba diamankan Satuan Reskoba Polrestabes Surabaya. Mereka adalah kaki tangan atau anak buah bandar gede jaringan Iwan Hadi Setiawan (38). Iwan merupakan warga Manukan Ranu, Surabaya yang ditembak mati polisi beberapa waktu lalu.
[irp]
Baca juga: Pria Asal Madiun Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 20 Hotel di Surabaya
Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian menjelaskan, dalam kasus peredaran narkoba ini, pihaknya mencatat 13 laporan kepolisian yang membuat 17 pelaku jaringan Iwan. Tak hanya itu, pihaknya juga mengamankan sejumlah kendaraan mobil dari mobil standart hingga mobil mewah. Mobil mewah yang diamankan polisi yakni Alphard hitam nopol L 1083 FG.
“Satu tersangka diamankan ialah Ferry Fajar Sukmono (29) warga Jalan Rungkut Kidul III-D, Rungkut, Surabaya. Selain itu sepasang pasutri siri Abdullah, (33) warga Jalan Tambak Asri XXX-A, Krembangan, Surabaya dan Sonya (32) warga Tulungagung, di Jalan Dukup Kupang XXI, Surabaya. Tapi sang istri hanya sebagai saksi saja. Barang bukti mobil Alpard dan beberapa mobil lainnya,” paparnya saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (27/5/2020).
Dikatakan, tersangka lain yang diamankan yakni Khoirul Rahman (20) warga Tambak Asri XXX-A, Surabaya. Dari mereka polisi mengamankan lima gram dan 50 gram sabu. Tersangka diamankan dengan cara undercover buy di Jalan Rungkut Industri Raya, Surabaya.
Baca juga: Gubernur dan Forkopimda Jatim Bersama Ribuan Buruh Peringati May Day 2026
[irp]
Sedangkan beberapa pelaku lain masih dalam pengembangan sehingga identitas belum bisa dibeberkan secara detail. Sementara barang bukti yang berhasil diamankan yakni 441 gram sabu, 11 butir, pil LL 1.000 butir.
Sehingga, saat ini pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Sehingga dari tangan Iwan polisi menyita barang bukti sabu sabu seberat 50,2 kg. Bandar narkoba Iwan ini meranjau ke para pelaku jajaran di bawahnya sebagai pengedar.
"Selanjutnya kami akan lakukan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang). Selain itu juga ada kita akan kerjasama dengan Rutan Medaeng, Sidoarjo, Malang, Pamekasan untuk menindak total jaringan lapas dan jaringan Internasional ini,” pungkasnya. (hen)
Editor : Redaksi