Beranda Imigrasi KEK Gresik Diresmikan, Permudah Layanan bagi Investor dan Tenaga Kerja Asing di Kawasan JIIPE

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi
Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik resmi diluncurkan

KLIKJATIM.Com | Gresik – Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik resmi diluncurkan pada Rabu (28/10/2026). Peluncuran ini merupakan bagian dari program Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menyeragamkan nama dan identitas visual titik layanan keimigrasian di seluruh Indonesia, sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengenali layanan keimigrasian.

Peluncuran Beranda Imigrasi dilakukan secara serentak di 254 titik di seluruh Indonesia, dengan pelaksanaan yang melibatkan 29 kantor wilayah dan berbagai lokasi pelayanan. Peresmian secara nasional dipimpin oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko.

Baca juga: Jaga Keandalan Listrik Kawasan Industri JIIPE, PLN Operasikan Extension Bay Trafo

Kegiatan peresmian Beranda Imigrasi di KEK Gresik dihadiri Kapolres Gresik AKBP Ramadan Nasution, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Gresik Hari Syawaludin, Administrator KEK Gresik Ibnu Sina, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE).

Kehadiran Beranda Imigrasi di KEK Gresik menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada pelaku usaha dan tenaga kerja asing yang beraktivitas di kawasan industri terintegrasi tersebut. Dengan adanya titik layanan di dalam kawasan, akses terhadap informasi dan pelayanan keimigrasian diharapkan semakin mudah dijangkau.

Administrator KEK Gresik, Ibnu Sina, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Direktorat Jenderal Imigrasi, dalam menghadirkan layanan keimigrasian di kawasan KEK Gresik.

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Direktorat Jenderal Imigrasi, dalam menghadirkan layanan keimigrasian di kawasan KEK Gresik. Kehadiran layanan ini memberikan kemudahan bagi investor dan tenaga kerja asing yang beraktivitas di JIIPE," ujar Ibnu Sina.

Menurutnya, kemudahan akses pelayanan menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif. Ketersediaan layanan keimigrasian di kawasan diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan investor yang menjalankan kegiatan usaha di JIIPE.

"Kemudahan layanan ini membuat investor asing semakin tertarik menanamkan modal di Indonesia, khususnya di JIIPE," ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan layanan keimigrasian di kawasan KEK JIIPE Gresik juga memberikan manfaat bagi tenaga kerja asing yang membutuhkan pelayanan keimigrasian.

Baca juga: Bea Cukai Gresik Perkuat Sinergi Dukung Pengembangan Investasi di KEK Gresik

"Dengan adanya layanan ini, tenaga kerja asing tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya karena layanan keimigrasian sudah tersedia langsung di kawasan KEK JIIPE Gresik," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Izin Tinggal Orang Asing Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, Muh Ikbal Bangsawan, menyampaikan bahwa kehadiran Beranda Imigrasi merupakan bagian dari upaya mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat dan pelaku usaha, khususnya perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing di kawasan JIIPE.

"Melalui kehadiran Beranda Imigrasi ini, kami berharap akses terhadap informasi dan layanan keimigrasian menjadi semakin mudah bagi perusahaan maupun tenaga kerja asing yang beraktivitas di kawasan KEK Gresik. Kami ingin memastikan bahwa layanan keimigrasian dapat dijangkau secara lebih dekat dan memberikan kemudahan bagi para pengguna layanan," ujar Muh Ikbal Bangsawan.

Ia menjelaskan bahwa penyeragaman nama dan identitas visual Beranda Imigrasi bertujuan memudahkan masyarakat mengenali titik pelayanan keimigrasian di berbagai daerah. Dengan identitas yang seragam, masyarakat diharapkan lebih mudah mengidentifikasi lokasi layanan sesuai kebutuhan.

"Kami berharap keberadaan Beranda Imigrasi di KEK Gresik dapat memperkuat sinergi antara Imigrasi, pengelola kawasan, dan perusahaan. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, kebutuhan layanan keimigrasian bagi tenaga kerja asing dapat difasilitasi sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku," tambahnya.

Baca juga: Menperin Tegaskan Keberadaan JIIPE Beri Manfaat Sosial Ekonomi bagi Masyarakat Lokal

Peluncuran Beranda Imigrasi merupakan bagian dari langkah Direktorat Jenderal Imigrasi dalam membangun keseragaman identitas unit dan titik layanan keimigrasian di berbagai daerah, termasuk lokasi pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) dan kawasan ekonomi khusus.

Meski terdapat perubahan nama dan identitas visual, program ini tidak mengubah lokasi fisik, jenis layanan, maupun mekanisme pelayanan yang telah berjalan. Seluruh pelayanan tetap dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

Peresmian Beranda Imigrasi di KEK Gresik juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara instansi pemerintah, pengelola kawasan, dan pelaku usaha dalam mendukung kebutuhan pelayanan keimigrasian. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem investasi yang kondusif sekaligus mendukung kelancaran aktivitas perusahaan di kawasan JIIPE.

Melalui kehadiran Beranda Imigrasi, KEK Gresik diharapkan semakin mampu memberikan dukungan layanan yang mudah diakses bagi investor dan tenaga kerja asing. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung daya saing kawasan industri terintegrasi serta mendorong pertumbuhan investasi dan perekonomian nasional.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru