Tekan Pengangguran, Sampang Perluas Akses Kerja Lewat Job Fair 2026

Reporter : fadil
Suasana Job Fair di SMK Negeri 1 Sampang. (Fadil/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Sampang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melibatkan 30 perusahaan dalam Job Fair 2026 untuk memperluas akses kerja bagi masyarakat sekaligus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Kegiatan yang digelar di SMK Negeri 1 Sampang pada Rabu (21/10/2026) itu juga mengenalkan peluang bekerja di luar negeri melalui program SMK Go Global.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sampang, Asroni, mengatakan job fair menjadi wadah untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai kompetensi.

Baca juga: Pikap Tabrak Rumah di Jrengik Sampang, Pemilik Rumah Luka Berat

“Kami harap kegiatan ini membantu menekan tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Sampang,” ujarnya.

Menurut Asroni, keterlibatan puluhan perusahaan memberikan kesempatan kepada pencari kerja untuk memperoleh informasi lowongan sekaligus memahami kualifikasi yang dibutuhkan dunia usaha. Kesempatan tersebut terbuka bagi masyarakat Sampang maupun pencari kerja dari luar daerah.

Selain mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan peluang kerja ke luar negeri. Melalui sosialisasi program SMK Go Global, peserta mendapatkan informasi mengenai tahapan pelatihan, sertifikasi, hingga penempatan kerja sesuai kebutuhan tenaga kerja di negara tujuan.

Sejumlah negara yang menjadi tujuan penempatan di antaranya Malaysia, Hong Kong, Taiwan, Jepang, Turki, dan Arab Saudi. Namun, peluang tersebut tetap bergantung pada kebutuhan tenaga kerja serta kualifikasi yang harus dipenuhi calon pekerja.

Baca juga: Bupati Sampang Sampaikan Empat Prioritas Pembangunan Daerah dalam Rapat Paripurna DPRD

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sampang, Mas’udi Hadiwijaya, menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan dunia kerja dalam mempersiapkan lulusan yang siap bersaing.

Menurutnya, pendidikan tidak bisa berjalan sendiri tanpa keterhubungan dengan dunia usaha, industri, dan sektor lainnya. Karena itu, kolaborasi perlu terus diperkuat agar kompetensi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Di tempat yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sampang, Sudarmanto, menyampaikan bahwa dukungan berbagai pihak diperlukan untuk mendorong pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: MTQ XXXII Dibuka, Wabup Sampang Ingatkan Pentingnya Mengamalkan Nilai Al-Qur'an 

“Melalui kegiatan ini, sinergi pemerintah, sekolah, dan perusahaan diharapkan mampu memperluas akses kerja sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal,” pungkasnya.

Melalui Job Fair 2026 dan sosialisasi SMK Go Global, Pemkab Sampang berharap semakin banyak masyarakat mendapatkan akses informasi dan kesempatan kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan dunia usaha juga diharapkan menjadi salah satu upaya untuk mengurangi pengangguran di Kabupaten Sampang.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru