KLIKJATIM.Com | Malang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membagikan bantuan Bahan Bakar Minyak (BBM) gratis sebanyak 300 liter kepada 100 pengemudi ojek online (ojol) di Kota Malang, Sabtu (17/10/2026) malam.
Berlangsung di SPBU 54.651.73, Jalan Ciliwung, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, masing-masing pengemudi ojol menerima tiga liter BBM gratis dari Gubernur Khofifah.
Baca juga: Pertamina Kirim 20 Juta Liter Pertalite ke Bali, 66 SPBU Buka 24 Jam
Aksi sosial ini dihadirkan guna meringankan beban operasional harian para pekerja sektor informal di tengah momentum Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang mengusung tema “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan”.
"Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan BBM sesuai kebutuhannya. Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian Pemprov Jatim kepada teman-teman ojol yang mengandalkan kendaraan bermotor sebagai sumber penghasilan utama," ujar Khofifah.
Merespons antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU wilayah Malang, Jember, hingga Bondowoso, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa stok BBM di Jawa Timur sebenarnya berada dalam posisi aman hingga 31 Oktober.
Berdasarkan koordinasi bersama PT Pertamina Patra Niaga, pasokan BBM impor bahkan telah merapat di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan gelombang pengiriman berikutnya dijadwalkan tiba pada 25 Oktober.
Baca juga: Damkar Kota Malang Catat 66 Kebakaran Terjadi Sepanjang September
Namun demikian, Khofifah menginstruksikan Pertamina untuk terus melakukan evaluasi dan penyesuaian distribusi berbasis data kebutuhan riil di setiap wilayah.
"Pemprov Jatim sudah dua kali melakukan rapat koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga. Berdasarkan data stok sebetulnya aman. Harapan kita, masing-masing SPBU mendistribusikan BBM sesuai proporsi kebutuhan daerah. Apalagi Malang ini kota pendidikan dan destinasi wisata dengan mobilitas tinggi," tegasnya.
Guna menjaga kelancaran pasokan di lapangan, Gubernur Khofifah mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong (panic buying) yang justru memperpanjang antrean.
Baca juga: Dukung Mobilitas Arek Malang, Honda BeAT Hadir dengan DP Murah dan Hadiah Spesial
Pemprov Jatim juga telah berkoordinasi intensif dengan Kapolda Jawa Timur dan jajaran kepolisian untuk memperketat pengawasan di SPBU guna mengantisipasi praktik penimbunan maupun penyelewengan BBM bersubsidi.
"Kita harus menghindari panic buying. Apalagi jika ada indikasi membeli menggunakan tangki yang dimodifikasi lalu disedot untuk dijual kembali. Ini perlu menjadi perhatian bersama agar masyarakat yang membutuhkan Pertalite maupun Solar tidak mengalami kesulitan," pungkas Khofifah.
Editor : Fatih