Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Manfaatkan Servis Gratis Untuk 8.100 Sepeda Motor

Reporter : Muhammad Nurkholis

KLIKJATIM.Com | Surabaya  -Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat memanfaatkan layanan servis sepeda motor gratis yang digelar serentak oleh 350 SMK di 38 kabupaten/kota, Kamis (8/10). Kegiatan dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur itu menargetkan pelayanan 8.100 sepeda motor.

Program Dinas Pendidikan Jawa Timur tersebut melibatkan SMK dengan konsentrasi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM). Layanan terbuka bagi masyarakat umum di bengkel SMK peserta terdekat, dengan pengerjaan melibatkan siswa, guru TSM, serta tenaga profesional dari dunia industri.

Baca juga: 5 Tahun Merger Pelindo, Arus Peti Kemas Terminal Teluk Lamong Tembus 2,18 Juta TEUs

Khofifah mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya memberi manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa menerapkan keterampilan yang dipelajari di sekolah.

“Servis sepeda motor gratis ini menjadi cara agar potensi pendidikan vokasi bisa langsung dirasakan masyarakat,” kata Khofifah, Rabu (7/10).

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan Nawa Bhakti Satya melalui Jatim Cerdas: Pendidikan Berdampak. Pembelajaran vokasi diharapkan memberikan pengalaman nyata kepada siswa sekaligus menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jawa Timur tahun pelajaran 2026/2027, terdapat 426 SMK dengan konsentrasi TSM yang memiliki 57.094 siswa. Dari jumlah tersebut, 350 SMK ikut dalam program servis gratis, terdiri atas 97 SMK negeri dan 253 SMK swasta, dengan 55.035 siswa TSM.

Baca juga: Bidik Pasar Jatim, Danko Resmi Buka Proshop di Jalan Baliwerti Surabaya

SMK negeri ditargetkan melayani 2.795 sepeda motor, sedangkan SMK swasta 5.305 unit. Total target layanan mencapai 8.100 sepeda motor. Kabupaten Malang menjadi daerah dengan target terbanyak, yakni 689 unit, disusul Kabupaten Kediri 528 unit, Jember 429 unit, Tulungagung 408 unit, dan Banyuwangi 401 unit.

Khofifah menilai keterlibatan SMK dalam pelayanan masyarakat membuat pembelajaran vokasi semakin dekat dengan kebutuhan dunia nyata. Siswa dapat mengasah kemampuan teknis, bekerja sesuai prosedur, sekaligus belajar berkomunikasi dengan pemilik kendaraan.

“Vokasi itu harus dekat dengan praktik. Pengalaman seperti ini penting untuk membentuk lulusan yang siap bekerja,” ujarnya.

Baca juga: Ziarah ke Makam Gubernur Soerjo, Khofifah Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Kuat dan Keberanian

Khofifah mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut sekaligus mendukung proses belajar siswa SMK.

“Selain mendapatkan servis gratis, kita juga ikut memberi ruang kepada anak-anak SMK untuk belajar dan mengasah keterampilannya. Jadi, Hari Jadi Jawa Timur bukan hanya kita peringati, tetapi juga kita isi dengan manfaat yang bisa dirasakan langsung bersama,” pungkasnya.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru