Dukung Pertamina Hijau, Patra Logistik dan KKN UNS Sulap Limbah Padi Jadi Briket

klikjatim.com
PT Patra Logistik bersama mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar program pendampingan dan inovasi pengelolaan limbah pertanian bagi warga.

KLIKJATIM.Com | Cilacap – PT Patra Logistik menunjukkan komitmen nyata dalam pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Sebelas Maret (KKN-UNS), anak perusahaan Pertamina ini mengajak warga Desa Adiraja, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, mengolah limbah pertanian menjadi produk bernilai ekonomis.

Baca juga: Mulai Senin Besok, Uji Coba Perubahan Arus Lalu Lintas Dipasang di Jalan Diponegoro Jember

Kegiatan edukasi dan demonstrasi plot (demplot) yang digelar pada Rabu (30/9/2026) tersebut berfokus pada pemanfaatan jerami, sekam, dan bekatul yang melimpah di desa setempat namun belum terkelola secara optimal.

Langkah ini merupakan bagian dari pilar keberlanjutan Pertamina Hijau yang diusung perusahaan untuk mengedukasi masyarakat di sekitar wilayah operasional mengenai inovasi ramah lingkungan yang praktis dan aplikatif.

Dalam rangkaian pelatihan, peserta dibagi berdasarkan segmen komoditas olahan. Kelompok tani dan perangkat Desa Adiraja mendapatkan pendampingan langsung dalam mengolah jerami dan sekam padi menjadi briket arang sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan.

Baca juga: Gelorakan Sedekah Oksigen, Gubernur Khofifah Bersama Ribuan Santri Pramuka PPSN VI Tanam 1.000 Pohon di Malang

Sementara itu, kelompok ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) diajak memanfaatkan bekatul—yang selama ini kerap dianggap limbah dedak pakan ternak—menjadi bahan campuran olahan pangan sehat berupa snackbar.

Corporate Secretary PT Patra Logistik, Prakoso Yoga Ferlando, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menstimulasi kemandirian warga dalam mengenali potensi ekonomi dari lingkungan sekitar mereka.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi pengetahuan sekaligus memperkenalkan alternatif pemanfaatan limbah pertanian yang melimpah di desa. Kami berharap praktik yang diberikan dapat terus dimanfaatkan secara berkelanjutan sesuai dengan potensi lokal masyarakat Desa Adiraja," ujar Prakoso Yoga Ferlando.

Baca juga: Kebakaran di Jember Melonjak Tajam, September 2026 Catat Rekor Tertinggi Hingga 71 Kasus

Tak sebatas memberikan materi teori dan peragaan langsung, PT Patra Logistik juga menyerahkan bantuan paket sarana produksi pendukung kepada warga desa. Bantuan perlengkapan tersebut diserahkan guna menunjang keberlangsungan praktik pembuatan briket dan olahan makanan pasca-pelatihan.

Sinergi antara Patra Logistik, akademisi UNS, dan Pemerintah Desa Adiraja ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya unit usaha kreatif berbasis pengelolaan limbah pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi dan kelestarian lingkungan warga di Kabupaten Cilacap.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru