KLIKJATIM.Com | Lumajang - Aksi pengejaran terhadap dua pelaku pencurian dengan kekerasan (begal) sepeda motor di Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, berujung kecelakaan yang menyebabkan satu pelaku tewas di tempat dan satu lainnya luka berat, Selasa.
Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan peristiwa tersebut bermula saat korban berinisial R disatroni dua pelaku berinisial MJB dan DSP sekitar pukul 04.30 WIB di depan sebuah warung kawasan Ranuyoso saat menunggu jemputan suaminya.
Baca juga: Kawasan Gunung Bromo Kembali Terbakar, Petugas Berupaya Padamkan Sejumlah Titik Api
"Pelaku mengancam korban dengan senjata tajam jenis celurit, lalu membawa lari sepeda motor Honda Beat milik korban. Selain celurit, pelaku juga membawa empat mata kunci T," kata Bayu saat dikonfirmasi dari Lumajang, Selasa.
Usai kejadian, korban R langsung menghubungi suaminya, MH. Mendengar kabar tersebut, MH melakukan pengejaran ke arah utara menggunakan mobil Toyota Avanza.
Sekitar 500 hingga 800 meter dari lokasi pembegalan, MH melihat kedua pelaku mengendarai sepeda motor. MH kemudian menabrakkan mobilnya dari arah belakang ke kendaraan pelaku hingga mobil yang dikendarainya hilang kendali dan menabrak tiang listrik serta rumah warga.
Baca juga: Seorang Istri di Lumajang Potong 'Titit' Suaminya Karena Cemburu
Akibat benturan tersebut, pelaku MJB meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan pelaku DSP mengalami patah tangan kanan, patah kaki kanan, serta luka di bagian wajah.
"Pelaku DSP saat ini menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Lumajang dan belum bisa dimintai keterangan," ujarnya.
Mengenai tindakan MH yang menabrak para pelaku hingga menyebabkan meninggal dunia, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus secara komprehensif.
Baca juga: Modus Investasi Fiktif, Tiga Orang Ditangkap Polres Lumajang Usai Bawa Uang Rp1 Miliar
"Penanganan perkara melibatkan Satreskrim, Satlantas Polres Lumajang, dan Polsek Ranuyoso. Untuk status hukum MH, saat ini masih dalam proses penyelidikan dan gelar perkara," tutur Bayu.
Selain mengakibatkan satu korban jiwa dan luka berat, insiden tersebut juga menyebabkan dua unit sepeda motor dan mobil milik MH mengalami kerusakan, satu tiang listrik roboh, serta kerusakan ringan pada teras rumah warga.
Editor : Ratno